Berita

YKKMP Serahkan Barang Bukti Ledakan Maut ke Polres Lanny Jaya, Desak Pelaku Diungkap

WAMENA, TOMEI.ID | Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) bersama Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan DPRK Lanny Jaya menyerahkan enam serpihan bahan peledak kepada Polres Lanny Jaya, Jumat (26/6), sebagai barang bukti kasus ledakan di Distrik Malagai yang menewaskan remaja Endite Weya (18). 

Penyerahan itu diharapkan mempercepat pengungkapan pelaku melalui proses hukum.

Direktur YKKMP, Theo Hesegem, menegaskan ledakan yang berulang di lokasi yang sama merupakan kasus serius yang harus diusut tuntas. Menurutnya, keluarga korban berhak memperoleh keadilan karena menyangkut harkat dan martabat manusia.

“Kasus pertama yang terjadi sebelumnya sudah menimbulkan korban, dan setelah satu tahun kemudian di lokasi yang sama kembali terjadi ledakan. Saya tidak bisa mengerti mengapa waktu itu saya tidak terkena ledakan, tetapi korban lain justru menjadi sasaran. Pikiran saya selama ini, masyarakat Lanny Jaya benar-benar membutuhkan keadilan yang nyata,” ujarnya.

Theo mengatakan serpihan bahan peledak ditemukan dalam investigasi lapangan dan diserahkan kepada kepolisian sebagai barang bukti penyelidikan.

“Kami di Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua tidak mau terjebak dalam model saling tuduh. Yang kami harapkan adalah kejelasan, pengakuan, dan pertanggungjawaban atas perbuatan itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, laporan hasil investigasi dan berita acara penyerahan barang bukti telah disampaikan kepada Polres Lanny Jaya.

“Hari ini, tanggal 26 Juni, kami menyerahkan barang bukti beserta laporan hasil investigasi. Harapan kami, kasus ini segera diungkap, agar masyarakat sipil di Lanny Jaya memperoleh keadilan, dan aspirasi mereka bisa disampaikan hingga ke pusat,” tutupnya.

Dalam Forum Hearing Dialog Pansus Kemanusiaan DPRK Lanny Jaya, Ketua Pansus Tenius Murib mengatakan tim dibentuk untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait berbagai kasus kemanusiaan di Distrik Malagai.

Ia mengungkapkan pansus menemukan aktivitas belajar di SD Inpres Wunubunggu terhenti sejak 2025, pelayanan ibadah di salah satu gereja tidak berjalan, serta warga masih hidup dalam trauma dan pengungsian.

“Pansus menemukan aktivitas pendidikan di SD Inpres Wunubunggu tidak berjalan sejak 2025, pelayanan ibadah satu gereja juga terhenti, dan masyarakat hidup dalam trauma serta mengungsi. Kami meminta agar kasus bahan peledak yang menewaskan remaja Endite Weya diusut tuntas, karena ini korban murni warga sipil,” kata Tenius Murib.

Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, mengapresiasi langkah YKKMP dan DPRK dalam mengawal pengungkapan kasus tersebut.

“Kehadiran Kabupaten Lanny Jaya bukan karena kayu atau batu, tetapi karena ada manusia Lanny Jaya. Manusia harus kita selamatkan, selebihnya kita akan ikuti sesuai perkembangan tim pansus DPRK,” ujarnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

12 jam ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

13 jam ago

7 Tahun Peristiwa Expo Waena, FIM-WP Manokwari Gelar Diskusi dan Seribu Lilin Kenang Ason Mujizau

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Pimpinan Kota (KPK) Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Manokwari, Papua…

16 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Laporan Dugaan Penembakan Warga di Samboga Yahukimo

SUMUT, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak dilakukan investigasi…

17 jam ago

Badan Pengurus Asrama Putra Paniai di Kota Studi Jayapura Minta Pemerintah Benahi Asrama Mahasiswa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Study Jayapura, Fredy Mote menyampaikan…

17 jam ago

DPR Papua Tengah Minta Staf Perjelas Status Rapat kepada Wartawan

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, meminta jajaran staf…

17 jam ago