Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Reuni Alumni dan Deklarasi Pembentukan Wadah Alumni Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari di Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Auditorium KSK Bukit Meriam, Nabire, Jumat (10/1/2025). [Foto: Steven/tomei.id].
NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw, secara resmi membuka kegiatan Reuni Alumni sekaligus Deklarasi Wadah Alumni Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari di Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium KSK Bukit Meriam, Nabire, Sabtu (10/1/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk mempererat kembali tali persaudaraan serta memperkuat konsolidasi para alumni IMPT yang berasal dari wilayah Pegunungan Tengah dan saat ini berkiprah di berbagai bidang pengabdian di Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Yuliten Anouw menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebersamaan sebagaimana tercermin dalam motto “satu tungku dalam satu honai”. Nilai tersebut dinilai menjadi landasan utama dalam membangun solidaritas antarsesama alumni di tengah keberagaman latar belakang profesi dan peran sosial.
Menurut Yuliten Anouw, perbedaan pandangan dan perjalanan hidup para alumni harus disatukan dalam satu semangat kekeluargaan guna memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah Pegunungan Tengah dan Papua Tengah secara umum.
Lebih lanjut, Yuliten Anouw menyampaikan bahwa wadah alumni IMPT secara historis telah terbentuk sejak lama. Namun, deklarasi secara terbuka pada kesempatan ini menjadi langkah penting untuk memperjelas struktur organisasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan peran strategis alumni di tengah masyarakat.
Yuliten Anouw juga berharap kepengurusan yang akan terbentuk nantinya dapat menjadikan kegiatan reuni alumni sebagai agenda rutin tahunan. Hal tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi gagasan, serta upaya berkelanjutan dalam merawat nilai persatuan antarsesama alumni.
“Saya berharap reuni ini dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah mempererat persaudaraan dan menjaga semangat satu tungku dalam satu honai,” ujar Yuliten Anouw.
Melalui kegiatan ini, diharapkan wadah alumni IMPT Papua Tengah dapat berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Papua Tengah ke depan. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa bersama organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Pribumi Papua Pegunungan mendesak pemerintah…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang menempuh studi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Forum Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan batalion…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yalimo yang tengah menempuh pendidikan di Manokwari, Papua Barat,…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an sekaligus melaunching…
NABIRE, TOMEI.ID | Teguran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, terhadap absennya Majelis Rakyat Papua (MRP)…