Berita

1 Anggota TNI Tewas Ditangan TPNPB di Nduga

NDUGA, TOMEI.ID | Satu anggota TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 100/PS dilaporkan tewas ditangan Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dalam aksi baku tembak yang melibatkan kedua kelompok, pada Kamis (3/72025) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom dalam keterangannya membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut aksi tersebut sebagai bagian dari upaya mereka menolak keberadaan militer Indonesia di wilayah yang mereka klaim sebagai Tanah Papua.

“Karena itu, kami menolak seluruh kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait pembangunan di Papua.

Menurut Jubir, perjuangan mereka bertujuan untuk memperoleh pengakuan kemerdekaan Papua Barat. Mereka menyatakan bahwa pendekatan pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh akar konflik.

TPNPB juga menuding pemerintah Indonesia belum menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan konflik Papua secara damai. Dialog damai yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang netral sebagai solusi menyeluruh atas konflik yang telah berlangsung lebih dari enam dekade.

“Korban di pihak militer adalah konsekuensi dari kebijakan pusat yang menutup ruang dialog damai. Kami menyerukan agar Presiden Republik Indonesia segera membuka jalur perundingan internasional,” tulis TPNPB dalam siaran tersebut.

Pernyataan ini turut ditegaskan oleh para pimpinan tinggi TPNPB-OPM, yakni Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi), Letnan Jenderal Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum). [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim…

1 jam ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

1 jam ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

2 jam ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

2 jam ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

2 jam ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

2 jam ago