MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari melepas 29 wisudawan/i Universitas Papua (UNIPA) melalui ibadah syukuran di Sekretariat IMPT Manokwari, Rabu (12/8/2026).
Sebanyak 29 lulusan dari jenjang Diploma III (D-III), Sarjana (S1), hingga Magister (S2) didorong tidak menjadikan gelar akademik sebagai capaian pribadi semata, tetapi sebagai bekal untuk kembali mengabdi kepada masyarakat dan tanah kelahiran.
Pesan tersebut mengemuka dalam ibadah syukuran yang dihadiri Dewan Penasihat Organisasi (DPO), pengurus IMPT, para wisudawan, dan orang tua. Firman Tuhan disampaikan Pdt. Noak Degei dengan penekanan pada tanggung jawab lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Ketua Panitia, Maris Kenangalem, menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di UNIPA. Ia menegaskan, gelar akademik harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya sangat bangga kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di kampus Universitas Papua. Semoga gelar yang diperoleh bukan hanya menjadi gelar, tetapi menjadi tongkat untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Maris.
Perwakilan pengurus IMPT, Hiskia Yalinoe, juga mengingatkan para lulusan agar tidak memutus hubungan dengan organisasi setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurut Hiskia, IMPT harus tetap menjadi ruang persaudaraan, pembinaan, dan konsolidasi mahasiswa asal Pegunungan Tengah di Manokwari.
“Setelah pulang, jangan lupakan IMPT. Organisasi ini adalah wadah yang mempersatukan kita dalam satu tungku, satu honai. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua wisudawan yang telah hadir dan kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini berjalan dengan baik,” kata Hiskia.
Sementara itu, Dewan Penasihat Organisasi (DPO) IMPT, Olince Dimi, menyoroti perlunya pembenahan internal untuk memperkuat organisasi dan kaderisasi.
Ia meminta koordinasi antarpengurus diperkuat serta menjadikan asrama dan sekretariat sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan karakter mahasiswa.
Dimi juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi moral sebagian mahasiswa yang dinilainya semakin memprihatinkan akibat pergaulan bebas dan konsumsi minuman keras.
“Koordinasi harus menjadi perhatian serius ke depan agar IMPT menjadi organisasi yang berteladan. Saya juga menyampaikan perhatian khusus agar asrama dan sekretariat menjadi gudang pembelajaran, bukan menjadi bahan tontonan bagi publik,” tegasnya.
Dari kalangan wisudawan, Teofilus Ricard Yogi, menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang dinilai telah berjuang mendukung pendidikan anak-anak mereka meski menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh koordinator wilayah (korwil) IMPT yang membangun koordinasi hingga kegiatan tersebut terlaksana.
Teofilus mendorong alumni dan kader IMPT memperkuat ruang diskusi di setiap korwil. Forum tersebut dinilai penting untuk menjaga kaderisasi, memperkuat pertukaran gagasan, dan membangun organisasi yang lebih solid.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap organisasi, Teofilus menyerahkan skripsi atas nama Bento Sidi untuk dijadikan arsip dan aset pengetahuan IMPT.
Ia juga mengingatkan agar dinamika pemekaran provinsi di Tanah Papua tidak menyeret organisasi ke dalam perpecahan.
“Provinsi boleh terbagi-bagi menjadi banyak, tetapi saya berpesan: IMPT jangan sampai terpecah-belah!” tegasnya.
Ibadah syukuran kemudian ditutup dengan foto bersama para wisudawan, pengurus IMPT, DPO, dan orang tua.
Momentum tersebut menegaskan pesan utama IMPT Manokwari: gelar akademik bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab untuk mengabdi, memperkuat organisasi, dan memberi kontribusi bagi masyarakat di tanah kelahiran. [*].
MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) mewisuda 641 lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister hingga…
JAYAWIJAYA, TOMEI.ID | Tim putra Itlay Hisage mengawali kiprahnya di Bupati Cup I Kabupaten Jayawijaya…
NABIRE, TOMEI.ID | Biro Umum dan Polda Papua Tengah keluar sebagai juara Turnamen Basket 3ON3…
NABIRE, TOMEI.ID | Plt Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…
DEKAI, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim operasi aparat TNI-Polri di Kompleks Braza,…