Berita

47 Desa di Dogiyai Terima Alokasi Dana Desa 2025 Lebih dari Rp1 Miliar

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada tahun anggaran 2025 menerima kucuran dana desa sebesar Rp84,11 miliar atau tepatnya Rp84.116.775.000. Dana tersebut akan didistribusikan ke 79 desa yang tersebar di wilayah Dogiyai.

Berdasarkan data resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (DJPK Kemenkeu), tercatat ada 47 desa yang memperoleh alokasi dana desa di atas Rp1 miliar. Jumlah ini menandai adanya perhatian besar pemerintah dalam mendorong pembangunan desa di kawasan pedalaman Papua.

Dari daftar penerima, Desa Sukikai menjadi penerima dana terbesar dengan nilai Rp2.063.260.000, disusul Iyaro Rp1.690.203.000, Apogomakida Rp1.522.754.000, dan Kigamani Rp1.469.816.000. Sementara desa lain seperti Bobomani Rp1.392.398.000 dan Ideduwa Rp1.351.504.000 juga masuk dalam kategori penerima dengan nilai signifikan.

Adapun desa penerima dengan alokasi di atas Rp1 miliar lainnya mencakup Ikebo, Mauwa, Ekemanida, Bukapa, Dikiyouwo, Putapa, Abaimaida, Diyoudimi, Deneiode, Yegiyepa, Ikrar, Abouyaga, Bogiyateugi, Matadi, Tuwaida, Ugikagouda, Ugikebo, Ugapuga, Deiyapa, Bokaibutu, Nuwa, Putaapa, Atou, Modio, Upibega, Dogimani, Denemani, Makidimi, Motito, hingga Bobobutu.

Pemerintah berharap alokasi dana desa tahun ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung program sosial dan ekonomi lokal. Dana desa di Dogiyai diharapkan menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan pembangunan di Papua Tengah.

Secara keseluruhan, 47 dari 79 desa di Dogiyai memperoleh dana desa lebih dari Rp1 miliar. Kondisi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat Nasionalisme, Seminar Wawasan Kebangsaan Digelar di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan nilai nasionalisme dan persatuan melalui…

1 jam ago

Agus Kossay Desak Prabowo Buka Dialog Internasional

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay, mendesak Presiden Prabowo…

1 jam ago

Gubernur John Tabo Gas Percepatan Data OAP, Internet Digelontorkan ke Delapan Kabupaten

WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, mendorong percepatan pendataan Orang Asli Papua (OAP)…

1 jam ago

Manajer Persipura Buka Suara Soal Harga Tiket Naik, Duel Kontra Persiku Jadi Sorotan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, akhirnya buka suara terkait kenaikan harga tiket…

3 jam ago

Pastor Katedral Timika Kecam Dugaan Aparat Terobos Ruang Privat Pastoran, Nilai Langgar Etika dan Batas Kewenangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Keuskupan Timika, Amandus Rahadat, melontarkan peringatan keras…

14 jam ago

Aliansi Mahasiswa Papua Pegunungan Desak Penarikan Militer Non-Organik, Soroti Dampak Konflik dan Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa bersama organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Pribumi Papua Pegunungan mendesak pemerintah…

15 jam ago