JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, akhirnya buka suara terkait kenaikan harga tiket jelang laga pekan ke-27 menghadapi Persiku Kudus, yang memicu sorotan tajam publik dan suporter.
Kebijakan tersebut menjadi sorotan publik menjelang duel penting yang akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/5/2026).
Pertandingan ini dipastikan menjadi laga krusial bagi Mutiara Hitam dalam perburuan target akhir musim. Dukungan penuh suporter dinilai sangat menentukan, namun penyesuaian harga tiket memunculkan beragam respons dari publik sepak bola Papua.
Owen Rahadiyan menegaskan keputusan menaikkan harga tiket tidak diambil secara sembarangan. Manajemen, kata dia, tetap berkomitmen menjaga agar sepak bola dapat diakses masyarakat luas, tetapi realitas operasional klub di Papua menghadirkan tantangan berat, terutama dari sisi logistik.
“Kami memahami bahwa ada kekhawatiran terkait penyesuaian harga tiket untuk pertandingan yang akan datang. Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, penyesuaian ini memang sudah diperkirakan seiring dengan upaya kami membangun tim menuju level yang lebih tinggi,” ujarnya kepada media, Rabu (29/4/2026).
Menurut Owen, lonjakan harga bahan bakar dalam beberapa waktu terakhir memberi dampak langsung terhadap biaya operasional tim, terutama transportasi udara yang menjadi kebutuhan utama klub-klub asal Papua.
Ia menegaskan, kondisi geografis Papua membuat beban perjalanan Persipura jauh lebih besar dibanding banyak klub lain di Pulau Jawa maupun wilayah barat Indonesia.
“Jika dibandingkan dengan harga tiket klub-klub di Liga 1 maupun Liga 2, harga kami masih dalam kisaran yang wajar. Dalam beberapa kasus bisa sedikit lebih tinggi, namun di kasus lain juga bisa lebih rendah. Perbedaan ini wajar karena kondisi geografis dan jarak yang kami hadapi,” jelasnya.
Owen juga memastikan kenaikan harga tiket tersebut hanya berlaku untuk laga-laga terdekat dan bukan kebijakan permanen sepanjang musim.
“Ke depan, kami akan mengembangkan struktur harga yang lebih tersegmentasi dan inklusif, termasuk kategori khusus untuk pelajar, lansia, dan masyarakat umum,” tambahnya.
Selain soal tiket, manajemen mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi demi membawa Persipura kembali ke level tertinggi sepak bola nasional.
“Di musim ini mungkin belum semuanya bisa kami selesaikan sekaligus, tetapi kami akan membangunnya satu langkah demi satu langkah,” katanya.
Ia menegaskan fokus utama tim saat ini adalah menuntaskan musim dengan hasil maksimal dan mengamankan target yang telah ditetapkan.
“Terima kasih atas pengertian dan dukungan yang selalu diberikan kepada tim,” tandasnya.
Diketahui, duel panas Persipura Jayapura kontra Persiku Kudus akan digelar pukul 17.30 WIT di Stadion Lukas Enembe. Laga ini diprediksi menyedot perhatian besar suporter karena menjadi penentu langkah Mutiara Hitam di papan persaingan. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melakukan kunjungan kerja strategis ke Distrik Depapre,…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari mengeluarkan imbauan terbuka kepada masyarakat…
WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, resmi melantik Tendien Wenda sebagai Sekretaris Daerah…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Ribuan pelajar dari delapan distrik di Kabupaten Intan Jaya memadati Lapangan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus…