NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 59 personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Papua Tengah menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini di Lapangan Mapolda Papua Tengah, Selasa (30/6/2026).
Kapolda menegaskan kenaikan pangkat merupakan amanah yang harus diiringi peningkatan profesionalisme dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Upacara dihadiri Wakapolda Papua Tengah, para Pejabat Utama (PJU), perwira, personel, serta Bhayangkari. Dari total penerima kenaikan pangkat, terdiri atas 3 Perwira Menengah (Pamen), 2 Perwira Pertama (Pama), 52 Bintara, 1 Tamtama, dan 1 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam amanatnya, Kapolda menyatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara dan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja personel dalam menjalankan tugas.
“Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh negara dan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja saudara dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda.
Ia menegaskan kenaikan pangkat tidak boleh dimaknai sebagai simbol kehormatan semata, tetapi sebagai amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar.
“Kenaikan pangkat bukanlah sekadar kehormatan, melainkan juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar. Semakin tinggi pangkat yang saudara sandang, maka semakin tinggi pula tuntutan profesionalisme, integritas, serta keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Kapolda berharap momentum tersebut menjadi pemacu semangat seluruh personel untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengedepankan pendekatan yang humanis, responsif, dan berkeadilan.
Menurutnya, tantangan tugas Polri di wilayah Papua Tengah terus berkembang sehingga setiap personel dituntut meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
“Sejalan dengan kebijakan pimpinan Polri melalui Program Presisi, saya memberikan penekanan kepada seluruh personel, agar setiap anggota senantiasa menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik, mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang humanis, memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat, dan menjadi teladan baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat,” lugasnya.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan Bhayangkari yang dinilai berperan besar dalam mendukung personel menjalankan tugas hingga memperoleh kenaikan pangkat.
“Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga dan Bhayangkari yang senantiasa memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan bagi para personel sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik hingga meraih kenaikan pangkat pada hari ini,” ungkapnya.
Menutup amanatnya, Kapolda mengucapkan selamat kepada seluruh personel dan PNS yang menerima kenaikan pangkat serta mengajak mereka tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
“Teruslah menjadi insan Bhayangkara yang setia pada Tribrata dan Catur Prasetya, serta senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkas Kapolda. [*].










