Berita

Aksi Mahasiswa di Mapolda DIY Berujung Ricuh, Tiga Peserta Diamankan dan Diserahkan ke Rektorat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi mahasiswa di Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa malam (24/2/2026) berujung ricuh setelah sempat diwarnai aksi vandalisme dan perusakan pagar sisi timur kantor kepolisian. Tiga mahasiswa sempat diamankan sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak rektorat kampus.

Kericuhan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Ring Road Utara ditutup sementara sejak pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 20.30 WIB guna mengantisipasi eskalasi massa.

Aksi digelar sebagai bentuk protes terhadap institusi Polri menyusul kasus kematian seorang pelajar di Tual, Maluku, pada 19 Februari 2026. Massa sebelumnya mengawali kegiatan dengan salat gaib dan penyampaian aspirasi secara terbuka.

“Dengan cara salat gaib dan banyak aksi okupasi ini kita berharap setidaknya Polisi itu akan sadar dan melakukan reformasi,” ucap salah satu peserta aksi, dikutip dari unggahan @humasjogja, Rabu (25/2/2026).

Namun situasi berubah ketika sejumlah orang mulai mencoret dinding Mapolda DIY, merusak pagar, serta melakukan pelemparan dan perusakan fasilitas seperti traffic cone. Aparat kepolisian kemudian melakukan pengamanan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyayangkan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi tetap dapat dikendalikan.

“Meski demikian, secara umum situasi dapat kami kendalikan berkat sinergi antara petugas dengan masyarakat,” ujar Ihsan kepada media.

Ia juga menjelaskan bahwa petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut. Namun, setelah dilakukan koordinasi, ketiganya langsung diserahkan kepada pihak rektorat kampus pada malam yang sama.

“Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan 3 mahasiswa, namun ketiganya telah diserahkan langsung malam ini sekitar jam 22.30 WIB kepada pihak rektorat yang sebelumnya kami hubungi, kami koordinasikan untuk menjemput mahasiswanya,” terangnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim…

5 jam ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

5 jam ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

5 jam ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

6 jam ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

6 jam ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

6 jam ago