Berita

Amandus Gabou Desak Kepolisian Usut Tuntas Pelaku Pembunuh Pendeta Neles Peuki

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Fraksi Gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai, Amandus Gabou, meminta pihak berwenang mengusut tuntas kasus pembunuhan Pendeta Neles Peuki yang terjadi pada 24 November 2025 lalu.

Seruan tersebut disampaikan oleh Amandus Gabou kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler pada Sabtu (13/12/2025).

“Kami meminta agar para pelaku segera diproses hukum dan dituntaskan,” tegas Gabou.

Amandus menekankan bahwa Pendeta Neles Peuki adalah hamba Tuhan murni yang diutus untuk membawa damai, bukan konflik atau kekerasan.

“Saya mendesak Kapolda Papua Tengah, Kapolres Deiyai, Kapolres Mimika, dan Kapolres Dogiyai agar serius menangani kasus ini karena korbannya adalah pelayan Tuhan,” kata Gabou, yang juga menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai periode 2025-2030.

Selain penegakan hukum, Gabou juga meminta Pemerintah Provinsi Papua memediasi penyelesaian sengketa tapal batas di wilayah Kapiraya yang menjadi rebutan tiga kabupaten: Deiyai, Mimika, dan Dogiyai.

Gabou menjelaskan, sebagai salah satu putra dari Distrik Sukikai Selatan, dirinya tidak pernah mendengar dari orang tuanya bahwa wilayah Kapiraya adalah milik Suku Key.

“Pemilik hak ulayat di wilayah Kapiraya yang kini menjadi perebutan adalah milik Suku Kamoro dan Suku Mee. Sudah merinci bahwa Suku Mee memiliki tiga marga di wilayah tersebut, yaitu Marga Kuayo, Koto Tebai, dan Ukago,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

15 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

17 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

1 hari ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

1 hari ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

2 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago