Berita

AMPJ Nayak III Jayapura Bentuk Panitia MPAB 2025–2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Pelajar Pemda Jayawijaya (AMPJ) Nayak III di Kota Studi Jayapura resmi membentuk panitia Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) 2025–2026.

Kegiatan digelar di Aula Asrama Nayak III, Rabu (3/9/2025) malam, berlangsung sederhana namun hangat dan penuh semangat kebersamaan antarpenghuni asrama.

Tiga pengurus inti ditetapkan melalui musyawarah, yakni Anton Wamu (Ketua), Yulianus Huby (Sekretaris), dan Daud Huby (Bendahara).

Dalam wawancara dengan redaksi www.tomei.id, Anton Wamu menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan teman-temannya.

“Saya bersyukur atas amanah ini. Kami berkomitmen menyukseskan seluruh agenda MPAB dan memastikan kegiatan berjalan lancar sesuai kesepakatan bersama,” ujar Anton dalam keterangannya.

Ia menambahkan, panitia juga menyiapkan sejumlah program orientasi untuk mengenalkan mahasiswa baru pada nilai-nilai organisasi, budaya lokal, dan tanggung jawab sebagai anggota AMPJ.

“Kami ingin semua mahasiswa bisa terlibat aktif, merasakan pengalaman langsung dalam organisasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap AMPJ Nayak III,” tambah Anton.

Badan Pengurus AMPJ Nayak III menekankan pentingnya kerja kompak dan keterbukaan selama proses MPAB.

“Semua keputusan panitia akan diambil melalui musyawarah. Kami berharap setiap mahasiswa mendukung kegiatan ini, sehingga MPAB menjadi sarana penguatan solidaritas dan regenerasi kepemimpinan,” katanya.

Anton juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan seluruh penghuni asrama selama persiapan MPAB. Dengan begitu, setiap mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dan memberikan masukan yang konstruktif.

“Kami ingin MPAB bukan hanya formalitas, tetapi pengalaman berharga bagi setiap mahasiswa. Ini sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepemimpinan yang bertanggung jawab,” tutup Anton. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

BDC Persipura Tegaskan Tak Terlibat Kericuhan, Desak PSSI Evaluasi Wasit dan Ringankan Sanksi Mutiara Hitam

JAYAPURA, TOMEI.ID |  Elemen supporter BDC Persipura akhirnya angkat bicara terkait kericuhan yang pecah dalam laga…

2 jam ago

Biaya Kuliah Dinilai Mencekik, Aktivis Mahasiswa Desak Kampus Okmin Papua dan Pemkab Pegubin Bertindak

JAYAPURA, TOMEI.ID |  Tingginya biaya kuliah di Universitas Okmin Papua (OUP) yang berlokasi di Oksibil, Kabupaten…

2 jam ago

Persipura Diguncang Sanksi Berat Komdis PSSI, Denda Rp240 Juta dan Hukuman Tanpa Penonton Satu Musim

JAYAPURA, TOMEI.ID | Klub kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura, dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin…

4 jam ago

TPNPB Serukan Penghentian Perang Suku di Papua, Konflik Horizontal Dinilai Perparah Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyerukan…

4 jam ago

BKPSDM Papua Tengah Umumkan 250 Peserta Lolos Bimbel Sekolah Kedinasan 2026, Wajib Hadir 18 Mei di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah resmi…

5 jam ago

Aktivis HAM Papua Desak Penghentian Perang Suku: Konflik Horizontal Dinilai Percepat Ancaman Kepunahan Etnis Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, menyerukan penghentian perang suku…

15 jam ago