Berita

Anggota DPR Jalur Otsus Desak Pelantikan, SK Mendagri Sudah 38 Hari Mengendap di DPR Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sejumlah anggota DPR Papua jalur Otonomi Khusus (Otsus) mendesak pimpinan DPR Papua segera melaksanakan pelantikan sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang telah sah secara hukum, karena penundaan yang berlarut dianggap merugikan kepentingan representasi masyarakat adat Papua dalam proses politik dan pemerintahan daerah.

Hingga kini, Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri tersebut telah 38 hari berada di DPR Papua, namun belum juga ditindaklanjuti melalui rapat paripurna, sehingga menimbulkan kekecewaan dan desakan dari anggota DPR jalur Otsus yang menilai penundaan ini menghambat representasi masyarakat adat dalam lembaga legislatif daerah.

Jacqualina Johana Kafiar, anggota DPR jalur pengangkatan dari Supiori, mengungkapkan pihaknya hampir delapan bulan menunggu sejak proses seleksi hingga keluarnya SK Mendagri. Ia menegaskan seluruh proses hukum telah ditempuh, termasuk gugatan di PTUN Jayapura dan PT TUN Manado, yang semuanya ditolak.

“SK Mendagri ini sifatnya perintah negara dan harus segera ditindaklanjuti melalui pelantikan. Tidak ada lagi tafsiran lain. Tapi kami sudah 38 hari menunggu di DPR, dua kali rapat paripurna digelar, tidak ada agenda pelantikan,” tegas Jacqualina di Jayapura, Senin (8/9/2025).

Hal serupa disampaikan Musa Yosep Sombuk, anggota DPR jalur Otsus dari Biak Numfor. Ia menilai DPR Papua dengan sengaja menahan pelantikan, padahal Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua menegaskan kedudukan anggota DPR jalur pengangkatan setara dengan anggota hasil pemilu.

“Putusan hukum sudah jelas. SK Mendagri keluar 23 Juli 2025, diterima Gubernur 26 Juli 2025, lalu diteruskan ke DPR Papua. Tugas DPR hanya menyelenggarakan paripurna, bukan menafsir SK. Jika terus ditunda, artinya DPR melanggar sumpah jabatan, melawan negara, bahkan melawan Tuhan,” ujar Sombuk.

Ia juga menolak penggunaan alasan anggaran sebagai dasar penundaan pelantikan. Menurutnya, dana untuk pelaksanaan pelantikan sudah tersedia dan tidak ada hambatan dari sisi keuangan yang dapat membenarkan keterlambatan tersebut.

“Kalau dibilang tidak ada uang, itu tidak benar. Jangan sampai anggaran yang ada dialihkan ke tempat lain,” katanya menegaskan, seraya mendesak DPR Papua agar segera menjalankan kewajibannya sesuai perintah negara.

Para anggota DPR jalur Otsus menegaskan kehadiran mereka untuk mewakili masyarakat adat Papua dari lima wilayah pengangkatan. Tanpa pelantikan, suara dan aspirasi orang asli Papua tidak akan terwakili di DPR Papua yang saat ini didominasi partai politik.

“Kami bukan utusan partai, kami adalah wakil masyarakat adat. Kalau Otsus mau berjalan, siapa yang menyuarakan kalau kami tidak dilantik?” tandas Jacqualina, menegaskan pentingnya pelantikan anggota DPR jalur Otsus sebagai representasi sah masyarakat adat Papua dalam lembaga legislatif daerah.

Sementara itu, Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa proses pelantikan anggota DPR jalur Otsus masih berlangsung. Ia menyebut mekanisme internal DPR Papua tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku dan meminta semua pihak bersabar menunggu hasilnya.

“Kemarin saya sudah bertemu mereka di Gedung Negara dan sudah saya jelaskan, prosesnya sedang berjalan,” tulis Bonai singkat melalui pesan WhatsApp, menegaskan bahwa DPR Papua masih memproses tahapan pelantikan anggota jalur Otsus sesuai mekanisme yang berlaku. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Musa Boma Serahkan Pernyataan Sikap SIMAPITOWA kepada Menteri HAM, Soroti Pemasangan Papan Nama di Siriwo

NABIRE, TOMEI.ID | Front Peduli Manusia dan Alam Meepago Wilayah SIMAPITOWA Kabupaten Nabire menyampaikan pernyataan…

5 jam ago

FIM-WP Manokwari Soroti Pendidikan di Papua, Dorong Pendidikan Gratis dan Kritik Program MBG

MANOKWARI, TOMEI.ID | Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Komite Pimpinan Kota (KPK) Wilayah Manokwari…

6 jam ago

HUT ke-81 RI, Rektor UNIPA Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Riset dan Inovasi Berdampak

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan…

6 jam ago

Dana Otsus Belum Cair, Sejumlah Program Papua Barat Cerdas Menunggu Kepastian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Sejumlah agenda pendidikan dalam program Papua Barat Cerdas masih menunggu kepastian pencairan…

6 jam ago

Pemprov Papua Tengah Daftarkan 50.000 Warga ke JKN, Perluas Akses Kesehatan hingga Kampung

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperluas jaminan kesehatan masyarakat dengan mendaftarkan…

8 jam ago

Wagub Papua Tengah Tampilkan Identitas Lani dalam Upacara HUT ke-81 RI di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, tampil mengenakan busana adat Suku Lani…

8 jam ago