Anggota DPR Papua Tengah Apresiasi Bantuan Gubernur Meki Rp5 Miliar untuk Gereja Damabagata

oleh -1233 Dilihat

DEIYAI, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Tengah, Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Deiyai, Maximus Takimai, mengapresiasi langkah Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang mengalokasikan bantuan Rp5 miliar untuk menuntaskan pembangunan Gereja Katolik Paroki Kristus Kebangkitan Kita (K3) Damabagata, Distrik Tigi Timur, Kabupaten Deiyai.

Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Meki Nawipa kepada panitia pembangunan gereja dalam kunjungan kerja di Kabupaten Deiyai, Selasa (8/9/2026). 

banner 728x90

Bantuan itu ditujukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang selama ini dinantikan umat Paroki Kristus Kebangkitan Kita (K3) Damabagata, Distrik Tigi Timur, Keuskupan Timika.

Maximus menilai dukungan anggaran tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya umat Paroki K3 Damabagata yang telah lama menunggu penyelesaian pembangunan gereja.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah yang telah mendengar aspirasi dan kerinduan umat Paroki Damabagata. Gereja ini sudah lama mangkrak. Dengan adanya bantuan Rp5 miliar, kami berharap pembangunan dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan,” ujar Maximus.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam membangun infrastruktur jalan dan fasilitas publik, tetapi juga perlu memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Ia menilai pembangunan rumah ibadah memiliki arti penting bagi masyarakat karena gereja tidak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan iman, kehidupan sosial, dan kebersamaan umat.

“Ini bukan hanya soal pembangunan gedung gereja, tetapi juga soal menjawab kerinduan umat yang selama bertahun-tahun menunggu. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk menuntaskan pembangunan sampai gereja dapat digunakan secara maksimal,” katanya.

Pembangunan Gereja Paroki K3 Damabagata sebelumnya telah dimulai sejak 2015. Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam bahan berita, pembangunan tersebut terhenti sejak 2018 akibat keterbatasan anggaran sehingga penyelesaiannya tertunda selama bertahun-tahun.

Kondisi tersebut membuat penyelesaian Gereja Paroki Damabagata menjadi salah satu kebutuhan yang terus dinantikan umat. Pada kunjungan kerja sebelumnya, kebutuhan pembangunan gereja tersebut juga telah menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah.

Kini, bantuan Rp5 miliar dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kembali harapan umat untuk melanjutkan pembangunan hingga gereja dapat digunakan secara penuh. Bantuan tersebut juga mendapat apresiasi dari pengurus dan umat Paroki K3 Damabagata.

Maximus berharap proses pembangunan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga anggaran yang diberikan benar-benar menghasilkan bangunan gereja yang layak, kokoh, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia juga mendorong panitia pembangunan bersama pihak terkait menjaga penggunaan bantuan sesuai peruntukan agar proses penyelesaian gereja tidak kembali terhambat oleh persoalan pembiayaan maupun pengelolaan pekerjaan.

Bagi umat Paroki K3 Damabagata, dukungan tersebut menjadi momentum penting setelah bertahun-tahun menantikan penyelesaian rumah ibadah mereka. Dengan adanya bantuan pemerintah, pembangunan yang sempat terhenti kini kembali memiliki kepastian untuk dilanjutkan. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.