Anggota DPRK Intan Jaya Desak Investigasi Terbuka atas Tewasnya Ibu Hamil di Sugapa

oleh -1320 Dilihat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Merkiana Duwitau dilaporkan meninggal dunia dalam insiden penembakan di rumahnya di kawasan J2, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (2/7/2026) malam. Peristiwa tersebut masih dalam proses verifikasi.

BACA JUGA: BREAKING NEWS: Seorang Ibu Hamil Dilaporkan Tewas dalam Insiden Penembakan di Sugapa

banner 728x90

Menanggapi insiden itu, Anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya dari Daerah Pemilihan III, Tomas Agimbau, mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengusut kasus tersebut secara adil, terbuka, dan transparan.

“Kita bersama beberapa lembaga dan pihak terkait harus secara adil dan terbuka mengambil langkah yang sebenarnya. Kenapa dan mengapa masyarakat sipil yang menjadi sasaran atau korban,” kata Tomas.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama 31 anggota DPRK membawa persoalan tersebut ke Komnas HAM agar dilakukan penyelidikan secara independen.

“Kami, 31 anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya bersama Bupati Kabupaten Intan Jaya harus adil dan terbuka. Lebih baik membuka persoalan ini di depan Komnas HAM,” ujarnya.

Menurut Tomas, kehadiran pemerintah seharusnya menjamin keselamatan masyarakat, bukan sebaliknya. Ia mengaku prihatin atas jatuhnya korban dari kalangan warga sipil.

“Adanya nama kabupaten, adanya pemerintah, itu karena dihuni manusia, bukan manusianya dibunuh habis. Kami sangat kecewa karena masyarakat menjadi korban,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat berwenang mengenai penyebab maupun kronologi pasti insiden tersebut. Tomei.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.