Berita

Anggota DPRK Intan Jaya Desak Investigasi Terbuka atas Tewasnya Ibu Hamil di Sugapa

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Merkiana Duwitau dilaporkan meninggal dunia dalam insiden penembakan di rumahnya di kawasan J2, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (2/7/2026) malam. Peristiwa tersebut masih dalam proses verifikasi.

BACA JUGA: BREAKING NEWS: Seorang Ibu Hamil Dilaporkan Tewas dalam Insiden Penembakan di Sugapa

Menanggapi insiden itu, Anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya dari Daerah Pemilihan III, Tomas Agimbau, mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengusut kasus tersebut secara adil, terbuka, dan transparan.

“Kita bersama beberapa lembaga dan pihak terkait harus secara adil dan terbuka mengambil langkah yang sebenarnya. Kenapa dan mengapa masyarakat sipil yang menjadi sasaran atau korban,” kata Tomas.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama 31 anggota DPRK membawa persoalan tersebut ke Komnas HAM agar dilakukan penyelidikan secara independen.

“Kami, 31 anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya bersama Bupati Kabupaten Intan Jaya harus adil dan terbuka. Lebih baik membuka persoalan ini di depan Komnas HAM,” ujarnya.

Menurut Tomas, kehadiran pemerintah seharusnya menjamin keselamatan masyarakat, bukan sebaliknya. Ia mengaku prihatin atas jatuhnya korban dari kalangan warga sipil.

“Adanya nama kabupaten, adanya pemerintah, itu karena dihuni manusia, bukan manusianya dibunuh habis. Kami sangat kecewa karena masyarakat menjadi korban,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat berwenang mengenai penyebab maupun kronologi pasti insiden tersebut. Tomei.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

30 menit ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

3 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

3 jam ago

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

19 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

20 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

23 jam ago