Berita

Australia Luncurkan Program Penjaga Perdamaian Polisi PBB Pertama untuk Wilayah Pasifik

BRISBANE, TOEMEI.ID | RNZ Pacific Australia resmi meluncurkan program pelatihan Penjaga Perdamaian Polisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pertama di dunia yang secara khusus dirancang untuk wilayah Pasifik.

Program ini menjadi langkah bersejarah dalam upaya memperkuat kontribusi regional terhadap misi perdamaian global.

Pelatihan intensif selama lima minggu ini diselenggarakan oleh Polisi Federal Australia (AFP) dan berlangsung di Pusat Pengembangan dan Koordinasi Kepolisian Pasifik yang berteknologi tinggi di Pinkenba, Brisbane.

Sebanyak 100 petugas kepolisian dari berbagai negara Pasifik mengikuti program tersebut.AFP menyebut pelatihan ini sebagai “langkah penting”, yang dikembangkan melalui kemitraan erat dengan PBB.

Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas negara-negara Pasifik dalam berpartisipasi dalam misi perdamaian internasional.

Wakil Komisaris AFP, Lesa Gale, mengatakan program ini merupakan hasil dari kerja sama jangka panjang yang produktif antara Australia dan PBB.

“Peluncuran ini merupakan respons terhadap meningkatnya ambisi negara-negara Pasifik untuk lebih berperan aktif dalam operasi penjaga perdamaian dunia,” ujar Gale.

Negara-negara peserta pelatihan antara lain Samoa, Kiribati, Fiji, Timor-Leste, Kepulauan Solomon, Vanuatu, Tonga, Tuvalu, Negara Federasi Mikronesia, dan Nauru.

Asisten Komisaris Komando Utara AFP, Caroline Taylor, menegaskan bahwa program ini mencerminkan komitmen abadi negara-negara Pasifik terhadap perdamaian dan keamanan global.

“Kursus ini mendukung kontribusi dan dedikasi Anda dalam mendukung misi PBB,” kata Taylor saat pembukaan pelatihan.

Sementara itu, Komandan Komando Pasifik, Phillippa Connel, menyampaikan kebanggaannya atas peran AFP yang selama lebih dari 40 tahun telah aktif dalam misi penjaga perdamaian di berbagai belahan dunia.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menjadi yang pertama menjalankan pelatihan seperti ini atas nama PBB,” kata Connel.

Program ini dipandang sebagai tonggak penting dalam memperkuat kerja sama keamanan di kawasan dan memperluas peran Pasifik dalam menjaga perdamaian internasional.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Minta OPD Integrasikan Data dan Program untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah delapan…

4 jam ago

KLB Campak Manokwari, Pemkab Siapkan ORI 5–17 Oktober

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat langkah penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dengan…

4 jam ago

Pemprov Papua Tengah Rekrut Petugas Lapangan, Percepat Verifikasi Data OAP di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan merekrut petugas lapangan untuk mempercepat pendataan,…

4 jam ago

Kemendagri Apresiasi Kinerja Paniai Perkuat Akses dan Mutu Pendidikan

PANIAI, TOMEI.ID | Komitmen Pemerintah Kabupaten Paniai memperkuat akses dan kualitas pendidikan mendapat apresiasi dari…

5 jam ago

Deinas Geley Terima Penghargaan Terbaik I Program 3 Juta Rumah untuk Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menerima penghargaan Terbaik I Pemerintah Daerah…

5 jam ago

LBH GIDI Resmi Diluncurkan, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Rentan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) resmi meluncurkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GIDI…

5 jam ago