Berita

BEM Uncen Gelar Seminar Bahas Dampak Efisiensi Anggaran di Daerah Otonomi Baru Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih atau BEM Uncen, Jayapura, Papua kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengawal arah pembangunan Papua, khususnya di Daerah Otonomi Baru (DOB).

Melalui seminar ilmiah bertajuk “Akselerasi Tantangan dan Peluang: Dampak Efisiensi Anggaran dalam Memajukan Pembangunan Sektor Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Infrastruktur Daerah Otonomi Baru 6 Provinsi di Papua”, BEM Uncen mengangkat kritik dan analisis terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diberlakukan pemerintah pusat.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Susteran Maranatha, Prumnas I Waena, Jayapura, Selasa (17/6), secara khusus membedah implikasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.

Kebijakan ini dinilai memberikan dampak langsung terhadap proses konsolidasi pemerintahan, penguatan sumber daya manusia (SDM), dan pembangunan infrastruktur dasar di enam provinsi baru Papua.

Wakil Rektor III Universitas Cenderawasih, Dr. Septinus Saa, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BEM Uncen yang mampu menghadirkan forum diskusi ilmiah sebagai wujud kontribusi akademik terhadap pembangunan daerah.

“Penguatan kelembagaan birokrasi, peningkatan kualitas SDM, dan percepatan infrastruktur dasar masih menjadi tantangan utama yang harus dijawab secara serius,”ujar Dr. Septinus.

Seminar ini menghadirkan pembicara-pembicara kunci, seperti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthoninus M. Ayorbaba, S.H., M.Si.; Dekan Fakultas Hukum Uncen, Prof. Dr. Frans Reumi, S.H., M.H., M.A., M.Hum.; serta Wakil Ketua III DPR Papua, H. Supriadil Lailing, S.Ap.

Acara turut dihadiri oleh ratusan mahasiswa lintas fakultas, praktisi pembangunan, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dari sejumlah perguruan tinggi di Jayapura.

Ketua BEM Uncen, Yanes Hisage, menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai elemen kritis dalam menjaga akuntabilitas kebijakan negara.

Ia menyoroti bahwa meski efisiensi anggaran bertujuan menjaga keseimbangan fiskal, transisi kelembagaan di DOB justru menghadapi risiko keterbatasan kapasitas anggaran dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kebijakan ini memiliki sisi positif, namun DOB yang masih dalam tahap pembentukan menghadapi tekanan yang besar. Efisiensi anggaran tanpa mitigasi yang matang dapat memperlambat penguatan institusi lokal,” ungkap Yanes.

Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya sinkronisasi antara perencanaan pembangunan pusat dan daerah. Mereka menekankan bahwa keberlanjutan layanan publik dasar serta pembangunan infrastruktur di wilayah geografis menantang seperti Papua harus tetap menjadi prioritas, meski di tengah kebijakan efisiensi.

“Realitas di lapangan menunjukkan masih adanya ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas fiskal daerah. Oleh karena itu, forum seperti ini penting sebagai bahan masukan untuk kebijakan strategis yang tepat sasaran,” ujar Prof. Frans Reumi.

Kegiatan ini selain menjadi ajang ilmiah, juga memperluas jejaring kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Harapannya, forum ini mampu melahirkan rumusan kebijakan pembangunan yang berakar dari kondisi nyata di lapangan.

“BEM Uncen akan terus konsisten menggelar forum ilmiah regional yang inklusif. Kolaborasi dengan DPR Papua, akademisi, dan elemen masyarakat menjadi kunci agar setiap rekomendasi pembangunan betul-betul berpihak pada kepentingan masyarakat DOB,” tutup Yanes Hisage. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Depapre Disiapkan Jadi Sentra Perikanan Papua, Gubernur: Hak Ulayat Tetap Milik Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melakukan kunjungan kerja strategis ke Distrik Depapre,…

8 jam ago

KNPB Manokwari Serukan Mimbar Bebas 1 Mei, Tekankan Aksi Tertib dan Tanpa Atribut Terlarang

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari mengeluarkan imbauan terbuka kepada masyarakat…

9 jam ago

Sekda Definitif Resmi Dilantik, Struktur Pemerintahan Lanny Jaya Kini Lengkap dan Siap Bergerak

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, resmi melantik Tendien Wenda sebagai Sekretaris Daerah…

9 jam ago

Ribuan Pelajar Intan Jaya Padati Wajimba, Turnamen Mei Jadi Simbol Kebangkitan Pendidikan dan Persatuan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Ribuan pelajar dari delapan distrik di Kabupaten Intan Jaya memadati Lapangan…

11 jam ago

Gubernur Papua Tegaskan Aksi Penyampaian Aspirasi Harus Tertib, Santun, dan Tidak Ganggu Kepentingan Umum

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum…

11 jam ago

Pemprov Papua Percepat Verifikasi 2.500 Rumah Bantuan Pusat, OAP Jadi Prioritas Utama

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus…

11 jam ago