Berita

Berkat Dukungan FI, Tiga Talenta Papua Football Academy Ikuti Elite Camp di Austria

JAKARTA, TOMEI.ID | Tiga pemain muda Papua Football Academy (PFA) mendapat kesempatan mengikuti program training camp dan seleksi bersama klub profesional di Austria melalui PFA Elite Camp 2026 Goes to Austria.

Program ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas teknis, mental bertanding, serta eksposur internasional talenta sepak bola Papua.

Ketiga pemain tersebut yakni Dolvi T. Salossa (15), Jupri Kogoya (15), dan Yance Glen Imbiri. Mereka dijadwalkan menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan di Wina, Austria, pada 12 Februari hingga 9 Maret 2026.

Dolvi, Yance, Jupri (kiri bawah) saat mengikuti Suratin Cup 2025 U15 bersama Team PFA lainnya. (Foto: Tim Media Humas Freeport Indonesia).

Dolvi menyampaikan antusiasmenya mengikuti program tersebut usai audiensi dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di Jakarta.

“Sa mau bersaing di Eropa dan dapat jam terbang internasional,” ujarnya.

Pertemuan Manajemen PTFI bersama Official dan tim PFA di Kantor PTFI Jakarta 9 Februari 2026. [Foto: Tim Media Humas Freeport Indonesia].

Dolvi yang kini duduk di kelas IX berharap pengalaman di Eropa dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus membanggakan keluarga dan Papua. Dalam pertemuan tersebut, para pemain turut didampingi Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, Direktur Akademi PFA Wolfgang Pikal, serta Pelatih Kepala Ardiles Rumbiak.

Jupri Kogoya menyampaikan motivasi serupa.

“Sa ingin buktikan tong anak-anak Papua juga bisa bermain di Eropa,” katanya.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas beramah tamah dengan para pemain muda PFA yang akan mengikuti Elite Camp 2026 di Austria (ki-ka – Yance Glen Imbiri, Jupri Kogoya, Tony Wenas, Dolvi T. Salossa). [Foto: Tim Media Humas Freeport Indonesia].

Selama berada di Austria, para pemain akan menjalani program latihan dan observasi bersama tiga klub berbeda, yaitu FK Austria Wien pada 13–20 Februari, Floridsdorfer AC pada 23–27 Februari, serta First Vienna FC 1894 pada 2–6 Maret.

Program ini memberi kesempatan bagi pemain merasakan atmosfer sepak bola Eropa sekaligus membuka peluang seleksi dan jejaring internasional.

Tony Wenas menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda Papua melalui PFA yang berdiri sejak 2022 untuk membuka akses pembinaan sepak bola profesional bagi anak-anak Papua.

Yance Glen Imbiri menyematkan Pin PFA ke Presiden Direktur PTFI Tony Wenas. [Foto: Tim Media Freeport Indonesia].

“Pengalaman menimba ilmu di luar negeri akan membentuk mental, meningkatkan kepercayaan diri, dan memacu daya saing pemain. Target akhirnya tentu agar mereka mampu menembus tim nasional,” ujar Tony.

Elite Camp edisi 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga. Pada edisi sebelumnya, alumni PFA seperti Yulius Pigay, Samuel Cundrad, dan Peres Tjoe berhasil masuk skuad final persiapan Piala Asia U17 2026 dan kini memperkuat Garuda United di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U18.

Keikutsertaan tiga pemain PFA dalam Elite Camp di Austria diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas individu, tetapi juga memperkuat kontribusi Papua dalam peta pembinaan sepak bola nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

3 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

4 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

13 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

14 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago