Berita

BLUD RSUD Nabire Terapkan Tarif Parkir: Dorong Pelayanan Berkualitas dan Ketertiban Lingkungan Rumah Sakit

NABIRE, TOMEI.ID | BLUD RSUD Nabire resmi memberlakukan tarif parkir di lingkungan rumah sakit, kebijakan penting yang telah melalui kajian serius, matang, profesional, transparan, terukur, akuntabel, dan disusun sesuai peraturan perundang-undangan.

Langkah ini menegaskan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas operasional, transparansi manajemen, sekaligus menertibkan lingkungan rumah sakit secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Manajemen BLUD menjelaskan, pengelolaan parkir diserahkan kepada pihak ketiga profesional, namun tetap berada di bawah pengawasan langsung manajemen RSUD. Sistem ini dirancang agar operasional parkir berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus menghindari praktik amburadul yang merugikan masyarakat.

Besaran tarif telah dikoordinasikan dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nabire: Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih. Kebijakan ini tidak sekadar soal retribusi, melainkan bagian dari strategi peningkatan mutu layanan kesehatan.

Manajemen menekankan empat tujuan strategis kebijakan tarif parkir. Pertama, meningkatkan pendapatan BLUD yang akan sepenuhnya dialokasikan untuk pengembangan pelayanan medis, pemeliharaan sarana-prasarana, dan peningkatan kenyamanan pasien serta pengunjung.

Kedua, sistem parkir yang tertata rapi berfungsi sebagai kontrol intensitas kunjungan, sehingga pelayanan medis dapat berjalan lebih optimal tanpa gangguan.

Ketiga, pengaturan arus keluar-masuk kendaraan menekan risiko penumpukan yang dapat menghambat akses ambulans dan kendaraan darurat, memastikan keselamatan pasien tetap terjaga.

Keempat, pengelolaan parkir profesional mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang bersih, aman, dan tertib, memberikan rasa nyaman bagi pasien, pengunjung, dan tenaga kesehatan.

BLUD RSUD Nabire menegaskan, masyarakat diharapkan memahami dan mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari upaya kolektif untuk meningkatkan mutu pelayanan publik. Evaluasi berkala akan terus dilakukan agar kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, keselamatan, dan kenyamanan bersama. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

4 jam ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

11 jam ago

Sambut HUT Ke-81 RI, Dukcapil Papua Tengah dan Nabire Buka Layanan Adminduk Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan…

2 hari ago

Fraksi Demokrat Kritik Kinerja Pemprov Papua Pegunungan, Soroti Serapan APBD dan Kemiskinan

WAMENA, TOMEI.ID | Fraksi Demokrat DPR Papua Pegunungan mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam…

2 hari ago

Deinas Geley Turun ke Jalan Bagikan Bendera, Ajak Warga Papua Tengah Semarakkan HUT Ke-81 RI

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, turun langsung ke jalan di Nabire,…

2 hari ago

Dinkes Papua Tengah Matangkan Renja 2027, Strategi “SPM 2+1” Jadi Penguatan Layanan di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mematangkan Rencana Kerja (Renja) 2027 dengan…

2 hari ago