Berita

BREAKING NEWS : Gereja Santa Magdalena Putapa Ludes Terbakar

tomei.id | Gereja Santa Maria Magdalena Putapa, Paroki Modio, Keuskupan Timika, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah dikabarkan ludes terbakar dilalap si jago merah pada, Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIT.

Menurut keterangan saksi, api berasal dari lalai mematikan lilin setelah beribadah. Akibatnya api meluas dan berhasil melalap satu gedung gereja tanpa serpihan.

“Gereja terbakar habis,”ujar Gabriel Kegiye kepada redaksi tomei, Minggu (19/1/2025). 

Umat berupaya meredam aksi si jago merah dengan alat seadanya namun gagal menjinakkan kehendak si jago. [*].

Redaksi Tomei

View Comments

Recent Posts

Aktivis HAM Papua Desak Penghentian Perang Suku: Konflik Horizontal Dinilai Percepat Ancaman Kepunahan Etnis Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, menyerukan penghentian perang suku…

8 jam ago

Aktivis HAM Papua Tuding Polisi Tutupi Tragedi Dogiyai Berdarah, Soroti Tewasnya Pelajar dan Penangkapan Warga Sipil

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, melontarkan tudingan keras terhadap…

9 jam ago

IMYAL Manokwari Menguat, Panitia RUA Ke-XIII Matangkan Kesiapan dan Transparansi Anggaran

MANOKWARI, TOMEI.ID | Panitia Rapat Umum Anggota (RUA) Ke-XIII Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator…

9 jam ago

KONI Dogiyai Gelar RAKERKAB Perdana, Tegaskan Fondasi Baru Kebangkitan Olahraga Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dogiyai resmi menggelar Rapat Kerja Kabupaten…

9 jam ago

KMK Uncen Gembleng Mental dan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat LDK I 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Alexander Universitas Cenderawasih…

10 jam ago

Kematian Elki Wunungga Picu Sorotan, Tokoh Bokondini Minta Polda Bertindak Terbuka

JAYAPURA, TOMEI.ID | Desakan terhadap aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penembakan warga sipil…

1 hari ago