Berita

BREAKING NEWS: Kontak Tembak di Kepala Air Nabire, TNI Kerahkan Dua Helikopter

NABIRE, TOMEI.ID | Kontak tembak dilaporkan terjadi di wilayah Kepala Air Nabarua Atas, sekitar Kali Harapan, Kabupaten Nabire, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIT. Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) disebut mengerahkan dua unit helikopter dalam operasi militer di kawasan tersebut.

Informasi awal menyebutkan operasi dilakukan setelah aparat menerima laporan mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang dipimpin Aibon Kogoya di wilayah perbukitan sekitar Kepala Air. Tidak lama setelah pengerahan pasukan, rentetan tembakan terdengar dari arah perbukitan dan memicu situasi tegang di sekitar lokasi.

Sumber di lapangan menyebutkan suara tembakan sempat menimbulkan kepanikan warga yang tinggal di sekitar kawasan Kali Harapan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Operasi ini diduga berkaitan dengan insiden sebelumnya di Pos TNI di area perusahaan PT Kristal Eka Lestari, Lagari, Nabire, yang menewaskan dua prajurit TNI dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata.

Sejumlah rekaman video yang diklaim memperlihatkan situasi baku tembak beredar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan. Namun, keaslian serta waktu pengambilan gambar video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga Minggu sore, kondisi di sekitar Kepala Air dilaporkan masih dalam penjagaan aparat keamanan. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak TNI maupun otoritas setempat guna memastikan kronologi lengkap serta perkembangan terbaru di lapangan.

Dengan demikian, informasi tersebut disampaikan secara independen. Tim redaksi tomei.id akan terus memperbarui perkembangan situasi secara berkala, faktual, akurat, berimbang, terpercaya, serta bertanggung jawab kepada publik luas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

6 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

7 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

16 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

17 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago