Berita

Bupati Biak: Usulan dari Akar Rumput Harus Dikawal dengan Baik dalam Musrenbang RKPD 2025

BIAK, TOMEI.ID | Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Biak Numfor Tahun 2025, yang digelar pada Rabu (16/4/2025).

Musrenbang ini menjadi tonggak awal dalam menyusun arah pembangunan tahun 2026 dengan menitikberatkan pada aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya mengawal usulan dari bawah dengan baik agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA : Liga 4 Papua Tengah Resmi Ditutup: Persipuncak Cartenz Juara Usai Drama Adu Penalti

“Kita berharap bahwa dalam proses perencanaan ini, berbagai usulan yang berangkat dari bawah benar-benar bisa kita kawal dan wujudkan dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga mengakui bahwa kondisi keuangan Kabupaten Biak Numfor saat ini cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar perencanaan program untuk tahun 2026 harus realistis dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami berharap di tahun 2026, seluruh program disusun berdasarkan proyeksi pendapatan daerah, bukan sebaliknya. Ini juga harus merujuk pada kondisi riil dari APBD Perubahan 2025,” tegasnya.

Plt Kepala Bappeda Provinsi Papua, Jimmy Alberto Y. Thesia, dalam paparannya menyebut bahwa salah satu fokus utama Musrenbang tahun ini adalah evaluasi capaian indikator makro dan arah strategis pembangunan berbasis ekonomi biru (blue economy).

“Karena dalam posisi RPJPD kita mengarah pada ekonomi biru, maka sektor perikanan menjadi poros utama. Kabupaten Biak Numfor memegang peran sentral sebagai basis maritim, termasuk dari sisi pengembangan pariwisata bahari,” jelas Jimmy.

Ia menambahkan, perencanaan berbasis potensi lokal seperti kelautan dan pariwisata akan mendorong pemerataan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis daya saing daerah.

Kegiatan Musrenbang RKPD ini juga dihadiri oleh Plt Sekda Biak Numfor, Wakil Ketua DPRK Biak Numfor, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan BUMN/BUMD, para kepala distrik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan terukur.

Redaksi Tomei

Recent Posts

Usai Konsumsi MBG, Siswa dan Guru di Nabire Alami Gejala Keracunan, Tujuh Dirawat

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah siswa dan guru di tiga sekolah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

4 jam ago

Menjaga Nafas Leluhur: Roh Budaya Meepago di Tengah Arus Zaman

Oleh: Marius F. Nokuwo Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, masyarakat Papua menghadapi tantangan…

4 jam ago

Puskesmas Waghete Gelar Lokakarya Mini, Dorong Akreditasi dan Peningkatan Layanan Kesehatan

DEIYAI, TOMEI.ID | Puskesmas Waghete, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, menggelar kegiatan lokakarya mini pada Sabtu,…

9 jam ago

Pemkab Dogiyai Bakal Gelar Rapat Forkopimda Bahas Situasi Keamanan Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai bakal menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)…

9 jam ago

40 Persen Kepala Kampung Hadiri Rapat Persiapan Forkopimda di Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Sekitar 40 persen kepala kampung dari total 79 kampung di Kabupaten Dogiyai…

10 jam ago

Sinergi Pusat-Daerah, BRMP Papua Tengah Kuatkan Koordinasi Program Strategis Pertanian

NABIRE, TOMEI.ID | Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, terus digenjot…

15 jam ago