Berita

Bupati Lanny Jaya: Pemulihan Bencana Kuyawage Bisa Capai Dua Tahun

WAMENA, TOMEI.ID | Bupati Lanny Jaya, Alitinus Yigibalom, memperkirakan pemulihan masyarakat terdampak embun beku dan kekeringan di Distrik Kuyawage, Wano Barat, dan Goa Balim membutuhkan waktu hingga dua tahun.

Alitinus mengatakan kondisi yang terjadi saat ini tergolong luar biasa karena dampaknya dinilai lebih berat dibandingkan kejadian serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu enam bulan hingga satu tahun, bahkan bisa mencapai dua tahun.

BACA JUGA: Amankan 25 Kursi, Perindo Papua Pegunungan Bidik Tambahan Kursi di Pemilu 2029

“Kondisi hari ini memang cukup luar biasa dan itu belum pernah terjadi. Selama ini yang kita dengar di sekitar Kuyawage itu ada tiap tahun, tapi tidak seperti yang terjadi hari ini. Ini membutuhkan proses pemulihan 6 bulan sampai 1 tahun, bahkan bisa 2 tahun,” ujar Alitinus.

Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyalurkan 82 ton beras bantuan Pemerintah Pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan kepada masyarakat terdampak, Senin (1/9/2026).

Dari total bantuan tersebut, 31 ton dialokasikan untuk Distrik Goa Balim, 28 ton untuk Wano Barat, dan 23 ton untuk Kuyawage.

Alitinus juga meminta dukungan pemerintah provinsi, termasuk Papua Pegunungan dan Papua Tengah, mengingat sebagian masyarakat terdampak di kawasan Kuyawage berada dalam wilayah administrasi Papua Tengah.

“Saya minta perhatian kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan tetangga di Papua Tengah, karena ada sebagian masyarakat terdampak di Kuyawage ini yang juga masuk ke wilayah administrasi Papua Tengah,” katanya.

Selain bantuan pangan, Pemkab Lanny Jaya telah mengerahkan tim tanggap darurat serta menyiagakan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dan pelayanan tenaga pendidik dapat kembali berjalan.

Alitinus menegaskan penyaluran beras merupakan tahap awal. Bantuan bahan makanan tambahan akan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga distrik tersebut.

“Hari ini bantuan yang diserahkan baru berupa beras. Hari Jumat nanti, pemerintah daerah Kabupaten Lanny Jaya juga akan menyiapkan bantuan bahan makanan tambahan seperti minyak goreng, telur, dan kebutuhan lainnya untuk tiga distrik tersebut,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

8 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

19 jam ago

Dibangun Swadaya, Jembatan Kampung Tibai Kembali Putus; Warga Minta Pemerintah Bertindak

NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…

19 jam ago

36 Tim SMP Ikuti Kapolda Cup I 2026, Panitia Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…

19 jam ago

SIAP DPMPTSP Harus Pangkas Birokrasi dan Persempit Celah Pungli di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…

20 jam ago

Kekeringan dan Asap Ganggu Warga, PMI Paniai Salurkan Air Bersih dan Masker Gratis

PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…

21 jam ago