Berita

Bupati Melkianus Mote Sidak Seluruh OPD, Tegaskan Disiplin ASN dan Evaluasi Eselon

DEIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, pada Rabu (7/1/2026) siang.

Sidak ini dilakukan sebagai langkah awal penguatan disiplin aparatur sipil negara (ASN) memasuki pelayanan tahun 2026.

Dalam sidak tersebut, Bupati Mote mengecek kehadiran pegawai sekaligus memberikan arahan langsung kepada ASN di setiap OPD. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang telah diberi amanah jabatan wajib menunjukkan disiplin kerja.

“Mana absen? Semua pegawai yang sudah saya kasih jabatan, siapa saja yang selama ini tidak pernah masuk?” tegas Bupati saat berdialog dengan ASN di sejumlah OPD.

Bupati Mote juga menyoroti pejabat eselon III dan IV yang dinilai jarang hadir. Ia meminta kepala OPD melakukan evaluasi kinerja secara objektif demi menjaga keadilan bagi pegawai yang disiplin.

“Eselon III dan IV akan dilantik pada Februari. Namun, semua tetap mengikuti e-kinerja. BKPSDM akan mengusulkan ASN yang mendapat jabatan ke BKN dan Menpan untuk diverifikasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Menurut Mote, syarat pelantikan eselon III dan IV akan diumumkan setelah konsultasi BKPSDM dengan BKN. Pelantikan dinilai penting karena berpengaruh pada kenaikan pangkat, golongan, dan jenjang karier ASN.
Bupati juga meminta setiap OPD segera melaporkan ASN yang telah pensiun maupun meninggal dunia.

“Kalau ini tidak dilakukan, kuota CPNS ke depan akan berkurang. Jadi, wajib dilaporkan ke BKPSDM. Jika ada masalah, silakan menghadap saya,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan CPNS agar aktif masuk kantor karena absensi akan menjadi dasar rekomendasi prajabatan.

“CPNS baru di Deiyai lebih dari 1.000 orang. Prajabatan dilakukan bertahap karena keterbatasan anggaran. Yang aktif akan diprioritaskan. Jangan ada saling bantu tanda tangan absen,” ujar Mote.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengarahkan agar setiap OPD hanya mempertahankan maksimal 10 tenaga kontrak, sementara sisanya akan dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup.

Sidak tersebut dilakukan bersama Kepala BKPSDM Deiyai dan staf Bupati. Dari hasil pantauan, masih banyak ASN yang belum kembali masuk kantor usai libur, termasuk kepala OPD, sekretaris, staf, CPNS, dan tenaga kontrak. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

16 jam ago

PASTI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC di Delapan Kabupaten Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia (DPP PASTI) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

16 jam ago

Dari Tapak ke KTT Hukum Rakyat 2026, Empat Regio Bawa Suara Tanah, Hutan dan Wilayah Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…

20 jam ago

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

1 hari ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

1 hari ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

1 hari ago