Berita

Bupati Nabire Nyatakan Siap Lindungi Masyarakat yang Bunuh Pelaku Begal

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berani menahan maupun mengambil tindakan tegas hingga membunuh pelaku begal yang selama ini meresahkan warga di wilayah Kabupaten Nabire.

Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati Mesak Magai kepada wartawan di Nabire, Senin (11/8/2025), sebagai respons atas meningkatnya aksi kejahatan begal yang mengganggu keamanan masyarakat beberapa bulan terakhir.

Ketegasan Bupati muncul menyusul maraknya aksi kejahatan begal yang beberapa bulan terakhir menyebabkan situasi keamanan di Nabire menjadi tidak kondusif. Dalam apel gabungan aparatur sipil negara (ASN), Mesak Magai menegaskan, “Bagi warga masyarakat kita yang tahan bahkan sampai bunuh begal pun saya akan lindungi.”

Bupati menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan aparat penegak hukum agar masyarakat yang bertindak tegas dalam mengamankan pelaku kejahatan begal tidak dikenai hukuman. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan keadilan bagi warga Nabire.

Menurut laporan warga dan sorotan masyarakat Nabire, kasus pembegalan meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir, mengancam keselamatan dan mengganggu aktivitas ekonomi di beberapa titik rawan, sehingga memicu keresahan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah keamanan.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Nabire juga akan memperkuat sinergi dengan aparat keamanan melalui patroli rutin dan pemasangan kamera pengawas di sejumlah titik strategis. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Selain itu, pembentukan pos keamanan oleh karang taruna dan anak cucu perintis diharapkan dapat menjadi langkah konkrit dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Pos-pos ini juga akan menjadi pusat koordinasi dan informasi terkait situasi keamanan di Kota Nabire.

Kendatipun demikian, Mesak Magai mengimbau seluruh masyarakat untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Nabire. Ia berencana mengadakan pertemuan dengan organisasi kepemudaan, khususnya karang taruna, serta anak cucu perintis Kabupaten Nabire guna membangun empat pos keamanan yang strategis di kota tersebut.

“Marilah kita bersama-sama menciptakan Kota Nabire yang aman, tertib, dan damai bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, dengan meningkatkan rasa kebersamaan, saling menghormati, serta menjaga ketertiban di setiap lingkungan. kita dapat mewujudkan Nabire sebagai tempat yang nyaman untuk ditinggali dan berkembang,” pungkas Bupati Mesak Magai. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Boma/Kedeikoto Tolak Somasi Jhon Kegou, Persoalan Tanah Adat Yaro Diminta Diklarifikasi

NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga besar Boma/Kedeikoto dari Kotomoma, Wiyogei, Modio, Kitakebo, dan Waihai menyatakan menolak…

12 jam ago

Pemprov Papua Tengah Subsidi Penerbangan ke Enam Wilayah Pedalaman, Mulai 24 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meluncurkan program subsidi angkutan udara untuk membuka…

13 jam ago

Musa Boma Serahkan Pernyataan Sikap SIMAPITOWA kepada Menteri HAM, Soroti Pemasangan Papan Nama di Siriwo

NABIRE, TOMEI.ID | Front Peduli Manusia dan Alam Meepago Wilayah SIMAPITOWA Kabupaten Nabire menyampaikan pernyataan…

2 hari ago

FIM-WP Manokwari Soroti Pendidikan di Papua, Dorong Pendidikan Gratis dan Kritik Program MBG

MANOKWARI, TOMEI.ID | Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Komite Pimpinan Kota (KPK) Wilayah Manokwari…

2 hari ago

HUT ke-81 RI, Rektor UNIPA Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Riset dan Inovasi Berdampak

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan…

2 hari ago

Dana Otsus Belum Cair, Sejumlah Program Papua Barat Cerdas Menunggu Kepastian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Sejumlah agenda pendidikan dalam program Papua Barat Cerdas masih menunggu kepastian pencairan…

2 hari ago