Berita

Dispendik Paniai Distribusikan TV Pintar dan Perabot Sekolah, Kadis Tekankan Disiplin dan Konsistensi Pelayanan

PANIAI, TOMEI.ID | Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dispendik) Kabupaten Paniai mendistribusikan 79 unit televisi pintar (smart TV) beserta perabot sekolah, termasuk meja, kursi, dan lemari, kepada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Paniai.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, memperkuat sarana pendidikan dasar, dan mendukung adaptasi teknologi di wilayah pedalaman Papua Tengah.

Penyerahan bantuan dilakukan di Perkantoran Madi Paniai pada 20 Desember 2025, sementara distribusi dilaksanakan secara bertahap dari 10 hingga 20 Desember 2025 dan akan dilanjutkan pada 5–20 Januari 2026.

Televisi pintar yang dibagikan dilengkapi dengan fitur internet dan sistem interaktif, menggabungkan fungsi komputer, televisi, serta pemutar media digital. Diharapkan perangkat ini dapat mendukung metode pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, terutama untuk mendukung pembelajaran di daerah terpencil.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai, Agus Kobepa, M.Pd., menekankan bahwa peningkatan sarana pendidikan harus sejalan dengan penguatan budaya kerja yang disiplin dan konsisten, baik di tingkat dinas maupun satuan pendidikan.

“Kami menekankan kedisiplinan dalam jam kerja di dinas. Sebagai kepala dinas, kami siap melayani 24 jam, menerima tamu, membagikan fasilitas sekolah, serta berkoordinasi dengan kepala sekolah di seluruh Kabupaten Paniai,” ujar Kobepa, yang menegaskan bahwa pelayanan tidak terbatas pada jam kantor.

Kobepa menjelaskan bahwa kegiatan kedinasan tidak selalu berlangsung di kantor resmi, namun pelayanan dan komunikasi tetap menjadi prioritas utama bagi semua staf dan seluruh pihak terkait.

“Jika ada tugas di luar kantor atau kesepakatan dengan kepala sekolah, kami tetap terbuka untuk konsultasi dan komunikasi kapan pun diperlukan. Prinsipnya, kami selalu siap melayani,” katanya.

Menurut Kobepa, pelayanan kepada kepala sekolah dan guru adalah kunci untuk kelancaran proses pendidikan. Meskipun banyak aktivitas dilakukan di luar jam operasional kantor, kedisiplinan dan perhatian penuh terhadap tugas tetap terjaga.

“Kami sudah berada di kantor sejak pukul 07.00 WIT. Waktu harus ditepati, karena pelayanan kepada kepala sekolah dan guru membutuhkan perhatian penuh setiap hari kerja,” tegasnya.

Pendistribusian perangkat pembelajaran digital ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas dan akses pendidikan di Kabupaten Paniai. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya kerja yang profesional, disiplin, dan konsisten di seluruh lingkungan pendidikan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT Ke-81 RI di Papua Tengah, Persiapan Capai 80 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

13 jam ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Integrasi Layanan Primer, 150 Puskesmas Jadi Sasaran Penguatan Kapasitas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan memperkuat Integrasi Layanan Primer…

13 jam ago

Deinas Geley Peringatkan Warga Jangan Percaya Oknum Tim Pemekaran yang Pungut Uang

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meminta masyarakat di delapan kabupaten tidak…

2 hari ago

Dinkes Papua Tengah Gelar OJT Program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Deiyai

DEIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah menggelar On the Job Training (OJT) Program…

2 hari ago

Wujudkan Visi-Misi Gubernur, Dinkes Papua Tengah Perkuat Kapasitas Nakes melalui OJT Pengendalian Penyakit Menular di Deiyai

DEIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit…

2 hari ago

Korban Keracunan Makanan MBG di Depapre Bertambah, Puskesmas Siaga Penuh Tangani Pelajar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Program Makan Bergizi Gratis…

3 hari ago