Berita

Ditempa 8 Jam Tanpa Ampun, 9 Siswa PSHT Jalani Ujian Fisik dan Mental di Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Sebanyak 9 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Manokwari Ranting Manokwari Barat menjalani ujian berat dalam Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang berlangsung di Asrama Jayawijaya (Aswiya), Amban, Sabtu (2/5/2026).

Selama delapan jam, para peserta ditempa tanpa kompromi. Mereka diuji melalui rangkaian materi yang menguras fisik, mengasah teknik dasar pencak silat, sekaligus menguji ketahanan mental.

UKT ini menjadi tahap penting bagi siswa dari sabuk hijau menuju sabuk putih kecil. Setiap tahapan dijalani dengan disiplin tinggi di bawah pengawasan pengurus dan para senior.

Di tengah kerasnya ujian, nilai persaudaraan tetap terasa kuat. Kekompakan dan saling mendukung menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan yang menjadi ciri khas PSHT.

Sekretaris Ranting Manokwari Barat, Irianto Hubi, menegaskan bahwa UKT bukan sekadar formalitas kenaikan tingkat.

“UKT ini adalah proses pembuktian diri. Bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga harus memiliki mental yang baik dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ungkapnya.

Dari total peserta, 7 orang merupakan laki-laki dan 2 perempuan. Keterlibatan peserta perempuan menunjukkan bahwa PSHT membuka ruang yang setara dalam pembinaan dan pengembangan diri.

Lebih dari sekadar kemampuan bela diri, UKT menjadi sarana pembentukan karakter. Disiplin, tanggung jawab, dan keberanian menjadi nilai utama yang ditanamkan kepada setiap siswa.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya berhenti di arena latihan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Kegiatan UKT ini berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat hingga selesai. PSHT Cabang Manokwari kembali menegaskan perannya sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang terarah dan positif. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dari Tapak ke KTT Hukum Rakyat 2026, Empat Regio Bawa Suara Tanah, Hutan dan Wilayah Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…

4 jam ago

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

9 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

9 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

9 jam ago

Agustinus Anggaibak Dorong Enam Provinsi Sepakati Definisi OAP, Perdasus Papua Tengah harus Dievaluasi

NABIRE, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mendorong enam provinsi di Tanah Papua…

9 jam ago

KPK Soroti Area Rentan Korupsi, Pemprov Papua Tengah Diminta Perkuat Tata Kelola Dana Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata…

12 jam ago