Empat Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas di Dekai, TPNPB Umumkan Duka Nasional

oleh -1174 Dilihat

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) mengumumkan duka nasional atas kematian empat orang yang disebut sebagai anggota TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Batalyon Eden Sawi, dalam insiden di Jalan Gunung, Distrik Dekai Kota, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (1/9/2026).

Pengumuman tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui Siaran Pers Ke-III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB tertanggal Rabu (2/9/2026).

banner 728x90

Menurut Sebby, laporan tersebut diterima dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka, dari wilayah Yahukimo.

Dalam siaran pers tersebut, TPNPB menyebut empat orang yang meninggal merupakan anggota Batalyon Edensawi, Kodap XVI Yahukimo. Keempatnya masing-masing Marsel Helembo, Eris Hubusa, Alpius alias Moso Sama, dan Ampol alias Ampuluak Yual.

Marsel Helembo, berdasarkan data yang disampaikan TPNPB, lahir pada 17 Januari 2005 dan berusia 21 tahun. Ia disebut sebagai anggota TPNPB Batalyon Edensawi yang aktif sejak 2021 hingga dinyatakan gugur pada 1 September 2026, dengan masa aktif sekitar lima tahun.

Eris Hubusa disebut lahir pada 20 Juni 2008 dan berusia 18 tahun. Ia berstatus sebagai anggota TPNPB Batalyon Edensawi dan disebut mulai aktif pada 2025 hingga dinyatakan gugur pada 1 September 2026, dengan masa aktif sekitar satu tahun.

Selanjutnya, Alpius alias Moso Sama disebut lahir pada 10 Februari 2004 dan berusia 22 tahun. Ia disebut sebagai anggota TPNPB Batalyon Edensawi yang aktif sejak 2024 hingga dinyatakan gugur pada 1 September 2026, dengan masa aktif sekitar dua tahun.

Sementara Ampol alias Ampuluak Yual disebut lahir pada 11 Agustus 2005 dan berusia 21 tahun. Ia disebut sebagai anggota TPNPB Batalyon Edensawi yang mulai aktif pada 2025 hingga dinyatakan gugur pada 1 September 2026.

Dalam pernyataannya, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyebut kematian keempat orang tersebut sebagai bagian dari perjuangan bersenjata yang mereka klaim dilakukan untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua.

TPNPB kemudian menyampaikan duka kepada keluarga keempat orang tersebut serta kepada seluruh pasukan TPNPB dan pihak yang mereka sebut sebagai pejuang kemerdekaan Papua di berbagai wilayah Tanah Papua.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, sanak saudara, dan keluarga keempat orang tersebut yang disebut telah memberikan dukungan kepada mereka selama bergabung dengan TPNPB Kodap XVI Yahukimo.

Selain itu, TPNPB menyatakan jenazah keempat orang tersebut telah dibawa dari RSUD Dekai untuk menjalani prosesi pemakaman pada Rabu (2/9/2026) di Yahukimo.

Keterangan TPNPB dan Aparat Dipisahkan

Sementara itu, informasi mengenai insiden tersebut juga disampaikan aparat keamanan. Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut terdapat empat orang yang diduga berkaitan dengan Batalyon Eden Sawi meninggal dalam penindakan di wilayah Dekai pada Selasa (1/9/2026).

Keterangan aparat menyebut identitas korban masih dalam proses pendalaman dan identifikasi.

Karena itu, penyebutan nama, status sebagai anggota TPNPB, serta kronologi kematian keempat orang tersebut dalam pemberitaan ini mengacu pada siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dan perlu dibaca sebagai klaim pihak tersebut.

Sementara itu, aparat menyatakan insiden bermula ketika personel gabungan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya kelompok yang disebut berkaitan dengan Batalyon Eden Sawi. Aparat menyatakan terjadi gangguan tembakan sebelum dilakukan tindakan terhadap kelompok tersebut.

Keempat jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut. Aparat juga melakukan pendalaman terhadap sejumlah orang yang diamankan dalam rangka mengungkap keterkaitan mereka dengan kelompok tersebut.

Siaran Pers TPNPB

Siaran pers tersebut dikeluarkan oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Rabu, 2 September 2026, dengan Sebby Sambom sebagai Juru Bicara TPNPB-OPM.

Dalam dokumen tersebut turut dicantumkan struktur pimpinan KOMNAS TPNPB-OPM, yakni Jenderal Goliath Tabuni sebagai Panglima Tinggi TPNPB-OPM, Letnan Jenderal Melkisedek Awom sebagai Wakil Panglima, Mayor Jenderal Terianus Satto sebagai Kepala Staf Umum, dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen sebagai Komandan Operasi Umum.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh konfirmasi langsung dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, maupun pihak keluarga mengenai identitas dan kronologi kematian keempat orang tersebut.

Dengan demikian, tim redaksi tomei.id membuka ruang klarifikasi dan hak jawab seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang disebut maupun berkepentingan terhadap pemberitaan ini, demi menjaga akurasi, keberimbangan, dan prinsip jurnalistik yang profesional. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.