Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik melakukan foto bersama dengan para peserta rohani di depan Kantor Badara Douw Atarure Nabire di Wanggar (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).
tomei.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah secara resmi melepas 40 pemimpin umat Kristen Protestan dan Katolik yang menyikuti wisata rohani ke Negara Israel. Sebanyak 40 wisatawan rohani ini terdiri dari 30 laki-laki dan 10 perempuan yang diberangkatkan dari Nabire ke Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Sebelumnya, penyematan topi dan penyerahan koper secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik dilangsungkan di Aula Kantor Gubernur di Kota Nabire, Jumat 20 Desember 2024.
Berikut foto pelepasan tim yang didokumentasikan Humas Pemprov Papua Tengah :
1.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik melakukan foto bersama dengan peserta wisata yang di utus oleh Pemprov Papua Tengah di depan Bandara Douw Atarure Nabire di Wanggar pada Jumat (27/12/2024). (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik bersalaman dengan para peserta wisata rohani sebelum meninggalkan Papua Tengah mejunu Jakarta. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik memberikan arahan singkat mengenai tujuan utama para peserta wisata rohani ke negara Israel. (Foto : Humas Pemprov Papua Tengah).
JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…
NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…