Berita

Gelar Coaching Course di Papua, Freeport dan PSSI Gandeng Federasi Sepak Bola Belanda

MIMIKA, TOMEI.ID | PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) menyelenggarakan Coaching Course bagi pelatih dan peserta Papua Football Academy (PFA) di Mimika Sport Complex, Timika, Papua Tengah, pada 20–22 November 2025.

Program ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas kepelatihan, disiplin taktis, serta pembinaan atlet kelompok usia dini secara sistematis dan terukur.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa kerja sama dengan KNVB merupakan bentuk afirmasi PSSI dan PTFI dalam peningkatan kualitas ekosistem sepak bola Papua.

“Coaching Course dengan pelatih berlisensi internasional menjadi instrumen penting dalam pembinaan atlet usia dini dan akan berdampak langsung pada kualitas pemain muda ke depan,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan 60 siswa PFA usia 13–15 tahun, serta sejumlah pelatih internal. PSSI mendatangkan dua instruktur KNVB, Bert Zuurman (UEFA A Youth) dan Andre Simmelink (UEFA A), disertai kehadiran legenda sepak bola nasional asal Papua, Gerald Pangkali dan Eduard Ivak, sebagai pemberi materi teknis dan motivasi pengembangan karakter atlet.

Dari pihak perusahaan, Director & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi pelatih dan atlet muda merupakan prioritas yang akan terus diperkuat.

“Papua memiliki talenta yang sangat potensial. Tugas kita adalah menyediakan ruang, pendampingan, dan kurikulum pengembangan yang terstandar agar talenta ini dapat tumbuh menjadi atlet profesional. Program ini tidak hanya menyasar atlet PFA, tetapi juga pelatih agar memperoleh perspektif dan metodologi internasional,” tegasnya.

Instruktur KNVB Bert Zuurman menyampaikan apresiasi terhadap performa peserta.

“Para siswa PFA memiliki fisik kuat, disiplin, dan melalui seleksi ketat. Dengan fasilitas dan ekosistem yang disiapkan PTFI, mereka memiliki peluang besar untuk berkembang ke jenjang profesional,” tuturnya.

Sinergi PTFI, PSSI, KNVB dinilai sebagai langkah strategis dalam penguatan pembinaan usia dini berbasis standar global. Claus menambahkan bahwa perusahaan akan terus mendorong program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua, meliputi bidang pendidikan, karakter, dan olahraga.

Sebagai catatan informasi, PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi Freeport-McMoRan (FCX) dan MIND ID. PTFI mengoperasikan tambang bawah tanah block caving terbesar di dunia di kawasan Grasberg, Papua, dengan pemasaran konsentrat tembaga untuk kebutuhan dalam negeri dan global, serta mengedepankan tata kelola operasi yang bertanggung jawab. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

AHY Komandoi 42 Kepala Daerah di Jayapura, Trans Papua Jadi Prioritas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin rapat…

4 jam ago

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim…

23 jam ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

24 jam ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

24 jam ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

24 jam ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

1 hari ago