MANOKWARI, TOMEI.ID | Wilayah Kabupaten Manokwari, Provisi Papua Barat, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (20/8/2025) pukul 00.10 WIT malam.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 4,3 dengan episenter di laut pada koordinat 0.82° LS dan 134.11° BT, atau sekitar 11 km timur laut Manokwari pada kedalaman 10 km.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, S.Si., dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa gempa yang terjadi termasuk kategori gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan jenis dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di sekitar Manokwari,” jelasnya.
Sejumlah warga Manokwari melaporkan guncangan dirasakan cukup kuat dengan skala intensitas III–IV MMI. Getaran gempa membuat banyak orang terbangun dari tidur, beberapa perabot rumah berderak, jendela dan pintu bergoyang, bahkan sebagian masyarakat sempat panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Meski demikian, hingga laporan ini diterbitkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa.
BMKG memastikan hingga pukul 00.35 WIT tidak terdeteksi adanya gempa bumi susulan (aftershock). Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.
“Periksa bangunan rumah masing-masing, pastikan aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya. Informasi resmi hanya melalui kanal BMKG yang telah terverifikasi,” tegas Rumakiek, dalam keterangannya.
Informasi resmi terkait gempa bumi dan peringatan dini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG, baik media sosial @infoBMKG, website bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile BMKG. [*].
JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…
NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…