NABIRE, TOMEI.ID | Kabupaten Nabire kembali diguncang gempa bumi tektonik pada Minggu (21/9/2025) pukul 02.17 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo M3,0 dengan episenter di darat, 10 km Tenggara Nabire, Papua Tengah, pada kedalaman 22 km.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, S.Si, menjelaskan gempa ini termasuk kategori dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Getaran dirasakan masyarakat di Nabire dengan skala intensitas II MMI, di mana beberapa orang merasakan guncangan dan benda-benda ringan bergoyang.
Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian susulan gempa utama berkekuatan M6,6 yang terjadi pada Minggu dini hari pukul 03.19 WIT. Hingga pukul 02.36 WIT, hasil monitoring BMKG mencatat 105 gempa susulan. Guncangan terbesar terjadi pada pukul 07.53 WIT dengan magnitudo M5,1.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu atau informasi hoaks, serta mewaspadai bangunan retak atau rusak akibat gempa. Warga juga diingatkan untuk memastikan rumah dan fasilitas publik layak huni serta aman sebelum digunakan kembali.
“Pastikan informasi hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG, baik melalui akun media sosial @infoBMKG, website bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, Telegram InaTEWS BMKG, maupun aplikasi Info BMKG di Android dan iOS,” tegas Rumakiek.
BMKG menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa di Nabire dan sekitarnya, serta siap memberikan peringatan dini untuk menjamin keselamatan masyarakat. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Aparat gabungan dilaporkan menangkap sedikitnya lima warga sipil di wilayah Bumi Wonorejo,…
Di Papua, kisah tentang penerimaan dan persaudaraan telah berlangsung jauh sebelum pembangunan modern hadir. Bagi…
NABIRE, TOMEI.ID | Seorang warga sipil bernama Desen Agimbau (29) dilaporkan ditangkap aparat di kawasan…
TIMIKA, TOMEI.ID | Persido tampil perkasa dengan kemenangan telak 6–0 atas Persintan dalam lanjutan kompetisi…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggandeng aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan harga…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Mekanisme meja adat menjadi target utama dalam penyelesaian bentrok antara Suku Mee…