Berita

Gubernur Meki Nawipa Dorong Sidang GPDP Papua Tengah Hasilkan Keputusan Strategis

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam pembangunan daerah saat menghadiri Sidang Daerah I Gereja Pentakosta di Papua (GPDP) Badan Penghubung Sinode Provinsi Papua Tengah di Jemaat Torsina Kalibobo, Jumat (17/4/2026).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Asisten Administrasi Umum, Viktor Fun, Gubernur Meki menekankan bahwa sidang daerah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi pelayanan dan merumuskan arah gereja ke depan.

Menurutnya, gereja memiliki posisi penting, tidak hanya dalam membina kehidupan rohani umat, tetapi juga menjaga nilai-nilai sosial seperti kasih, persaudaraan, dan perdamaian di tengah masyarakat.

“Gereja juga merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, takut akan Tuhan, serta memiliki kecintaan terhadap tanah Papua,” tegasnya.

Gubernur Meki optimistis Sidang Daerah I GPDP akan melahirkan keputusan-keputusan penting yang penuh hikmat dan berdampak nyata bagi kemajuan pelayanan gereja di Papua Tengah.

Ia juga mendorong agar momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan antar pelayan Tuhan, meningkatkan semangat penginjilan, serta menghadirkan damai sejahtera di seluruh wilayah pelayanan.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa gereja harus terus hadir sebagai kekuatan moral yang mampu menjadi terang dan garam bagi dunia, sekaligus berperan sebagai jembatan rekonsiliasi di tengah berbagai dinamika sosial.

“Peran gereja sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa secara resmi membuka Sidang Daerah I GPDP Badan Penghubung Sinode Provinsi Papua Tengah, seraya berharap seluruh rangkaian sidang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik.

“Kiranya setiap proses persidangan berlangsung dalam tuntunan hikmat dan membawa dampak positif bagi gereja dan masyarakat luas,” pungkasnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

19 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

20 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

20 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

24 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

1 hari ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

1 hari ago