Berita

Gubernur Meki Nawipa Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Janji Akhiri Ketimpangan Layanan di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah menegaskan arah kebijakan pembangunan yang berfokus pada sektor fundamental: pendidikan dan kesehatan. Gubernur Meki Nawipa menyatakan, ketimpangan akses layanan dasar yang selama ini terjadi tidak boleh terus dibiarkan, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

“Tidak boleh ada anak Papua Tengah yang tidak sekolah, dan tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya saat membuka Seminar dan Forum Diskusi Penguatan Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan di Nabire, Senin (20/04/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah mulai menggeser fokus pembangunan dari pendekatan administratif menuju pendekatan yang lebih menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Selama ini, persoalan akses pendidikan dan layanan kesehatan masih menjadi tantangan serius, terutama di daerah pedalaman yang minim infrastruktur dan tenaga layanan.

Mengusung tema “Harapan Papua Tengah Dimulai dari Pendidikan dan Kesehatan”, forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga perwakilan masyarakat. Keterlibatan multipihak dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan tidak bersifat elitis, melainkan berbasis realitas lapangan.

Dalam sambutannya, Meki menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan bukan sekadar program sektoral, melainkan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Tanpa intervensi serius pada dua sektor ini, pembangunan dinilai hanya akan menghasilkan ketimpangan baru.

“Kalau pendidikan dan kesehatan tidak kita benahi secara serius, maka kita hanya akan mewariskan masalah yang sama di masa depan. Dua sektor ini adalah kunci untuk memutus rantai ketertinggalan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang telah berjalan. Menurutnya, banyak program yang secara administratif terlihat berjalan, namun belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat di tingkat akar rumput.

Forum diskusi ini, lanjutnya, harus menjadi ruang terbuka untuk mengoreksi kebijakan, menyerap kritik, serta merumuskan langkah yang lebih tepat sasaran. Pemerintah, kata dia, tidak bisa lagi bekerja sendiri tanpa mendengar suara tenaga lapangan dan masyarakat penerima manfaat.

Lebih jauh, Meki menegaskan bahwa pemerataan layanan akan menjadi fokus utama, termasuk distribusi tenaga guru dan tenaga kesehatan, peningkatan fasilitas dasar, serta penguatan sistem pelayanan di wilayah terpencil dan terisolasi.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum seremonial, melainkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, terukur, dan dapat segera diimplementasikan. Pemerintah Provinsi Papua Tengah dituntut memastikan bahwa setiap hasil diskusi benar-benar diterjemahkan menjadi program nyata di lapangan.

Dengan komitmen tersebut, pendidikan dan kesehatan diharapkan tidak lagi menjadi persoalan klasik di Papua Tengah, melainkan menjadi fondasi kuat menuju pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 jam ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

3 jam ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Pemda se-Tanah Papua Bersatu Tangani Karhutla di Papua Selatan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah se-Tanah…

3 jam ago

Thedy Pekei: Seniman Papua Harus Punya Panggung di Tanah Sendiri

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Rasta Kribo Papua, Thedy Pekei, mendorong pemerintah daerah dan…

5 jam ago

Meki Nawipa Siapkan Rp100 Juta untuk Juara Papua Reggae Festival XI, Nabire Dibidik Jadi Tuan Rumah Tahun Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Total hadiah pribadi Rp100 juta rupiah disiapkan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa…

8 jam ago

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

1 hari ago