Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

oleh -1169 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar untuk memperkuat dan mengembangkan fasilitas Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire.

Anggaran tersebut tidak dikucurkan sekaligus, tetapi secara bertahap sesuai kebutuhan pengembangan fasilitas sekolah.

banner 728x90

BACA JUGA: Meki Nawipa: Pendidikan Adalah Senjata, Anak Papua Harus Diberi Kesempatan

Komitmen itu disampaikan Meki saat menghadiri Open House Sekolah Papua Harapan di Aula Gereja Pantekosta Serikat Di Indonesia (GPSDI), Jalan Martadinata, Kelurahan Nabarua, Nabire, Jumat (28/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Meki melihat langsung kondisi sekolah, fasilitas yang tersedia, lingkungan belajar, program pembelajaran, serta perkembangan peserta didik. Ia menilai penguatan fasilitas diperlukan untuk menunjang kualitas pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia (SDM) Papua.

“Untuk membangun fasilitas sekolah secara bertahap sesuai kebutuhan, pemerintah akan mengucurkan Rp56 miliar secara bertahap,” kata Meki.

Menurut Meki, dukungan anggaran tersebut tidak semata-mata untuk pembangunan sarana fisik. Investasi itu diarahkan untuk memperkuat proses pendidikan dalam menyiapkan generasi Papua yang berpengetahuan, berkarakter, terampil, dan mandiri.

Ia menegaskan, pembangunan masa depan Papua tidak dapat dilepaskan dari peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah.

“Pendidikan menjadi perhatian yang cukup besar dan serius. Karena hanya melalui pendidikan manusia bisa memastikan masa depannya,” ujarnya.

Meki menilai SPH Nabire memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi Papua. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan keterampilan agar mereka mampu menghadapi tantangan masa depan.

Ia mengapresiasi pihak yayasan dan para guru yang selama ini konsisten mendampingi serta mendidik para peserta didik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pihak yayasan dan para dewan guru yang tidak kenal lelah membimbing dan mendidik selama ini,” tuturnya.

Meki berharap dukungan pemerintah mampu meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus memperkuat proses pembelajaran di SPH Nabire. Ia ingin sekolah tersebut melahirkan generasi Papua yang berdaya saing, mandiri, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

“Semoga Sekolah Papua Harapan berdampak terhadap pembentukan manusia yang berkarakter, berketerampilan, dan mampu menciptakan lapangan kerja,” harap Meki.

Di hadapan para peserta didik, Meki mengingatkan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan harus dimanfaatkan secara serius. Ia meminta para siswa belajar tekun dan membangun kemampuan sejak dini agar mampu menentukan masa depannya sendiri.

“Kesempatan itu datang satu kali. Selagi di bangku pendidikan, belajarlah dengan tekun agar kelak menjadi manusia yang berilmu, berkarakter, berketerampilan, dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” pesannya.

Meki kemudian menyampaikan pesan yang menggambarkan pentingnya pendidikan dalam membentuk manusia.

“Hujan itu akan turun dengan sendirinya, tetapi seorang anak manusia membentuk dirinya hanya melalui pendidikan.”

Ia menegaskan, pembangunan pendidikan tidak boleh berhenti pada pembangunan gedung dan penyediaan fasilitas. Pemerintah harus memastikan investasi pendidikan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua.

Melalui dukungan Rp56 miliar yang dikucurkan secara bertahap, Pemprov Papua Tengah mendorong SPH Nabire terus berkembang sebagai wadah pendidikan yang mampu melahirkan generasi Papua berkualitas, berkarakter, terampil, dan mandiri. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.