Pemerintah

Gubernur Papua Matius Fakhiri Salurkan Hibah Rp5,75 Miliar untuk 9 Lembaga Pendidikan dan Keagamaan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menyalurkan dana hibah sebesar Rp5,75 miliar kepada sembilan lembaga pendidikan dan keagamaan di Papua pada Tahun Anggaran 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia serta menjaga stabilitas sosial di daerah.

Penyerahan hibah dilakukan di Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Senin (23/2/2026).

Fakhiri menegaskan, kebijakan hibah ini menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang tidak semata berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas pendidikan dan pelayanan keagamaan.

“Sekolah perintis berperan penting dalam membentuk karakter dan kapasitas generasi muda Papua. Sementara lembaga keagamaan menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan agar manfaatnya terukur dan berdampak langsung terhadap kualitas layanan.

Fakhiri juga menyampaikan komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung pembangunan Kantor Klasis GKI Port Numbay, yang telah dialokasikan sejak 2024 dan kembali dianggarkan pada 2026 sebagai bagian dari penguatan infrastruktur sosial.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Herman Ick, menjelaskan bahwa dana hibah tersebut bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Biro Tata Pemerintahan dan Kesra Tahun Anggaran 2026 dan telah dialokasikan sesuai dokumen perencanaan daerah.

“Penyaluran hibah ini sekaligus menjadi penegasan arah kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi Papua yang menempatkan pendidikan dan keagamaan sebagai pilar strategis pembangunan daerah, dengan komitmen pengawasan ketat agar setiap rupiah anggaran publik benar-benar menghasilkan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Koalisi HAM Papua Desak Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Merauke Pulihkan Hak Mama Yasinta

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Pemerintah Provinsi Papua…

6 jam ago

HRD Desak Pembebasan Warga Sipil yang Ditangkap Aparat di Intan Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Human Rights Defender (HRD) mendesak aparat TNI-Polri segera membebaskan Erner Kobogau (24),…

6 jam ago

KNPB Sebut Papua Masuk Fase Darurat Kemanusiaan, Pengungsi Konflik Tembus 129 Ribu Jiwa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan situasi kemanusiaan di Tanah Papua kian…

8 jam ago

Freeport Lepas 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika

MIMIKA, TOMEI.ID | PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melepas…

8 jam ago

Ledakan Dahsyat Guncang Permukiman Warga di Biak, Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak

BIAK, TOMEI.ID | Ledakan dahsyat mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak…

9 jam ago

18 Tahun Mengabdi dalam Sunyi, Kornelia Butu Resmi Dilantik Menjadi Akolit di Siriwo

SIRIWO, TOMEI.ID | Kesetiaan yang dijaga selama hampir dua dekade akhirnya berbuah pengakuan dan tanggung…

14 jam ago