Berita

Gubernur Papua Tengah Berlakukan Kerja Fleksibel ASN Jelang Akhir Tahun 2025

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menetapkan kebijakan tugas kedinasan secara fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya pada akhir tahun 2025.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 800.1/1846/SET Tahun 2025 sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait penyesuaian sistem kerja.

Dalam aturan tersebut, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah diizinkan melaksanakan tugas kedinasan secara fleksibel selama tiga hari, yakni pada tanggal 29 hingga 31 Desember 2025. Selama periode ini, pegawai tidak diwajibkan hadir secara fisik di kantor, kecuali bagi mereka yang bertugas di unit kerja pelayanan publik atau unit kerja dengan karakteristik tugas yang tidak dapat dilaksanakan secara jarak jauh.

Khusus untuk unit kerja pelayanan publik, para Kepala Perangkat Daerah wajib menyiapkan pengaturan petugas yang cermat, termasuk sistem piket atau penugasan khusus. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa gangguan meskipun kebijakan kerja fleksibel sedang diterapkan.

Selain itu, para Kepala Perangkat Daerah memiliki kewajiban untuk memastikan tiga aspek krusial tetap berjalan optimal selama periode ini. Aspek-aspek tersebut meliputi keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, terjaganya kualitas pelayanan publik agar tetap prima, serta tercapainya target kinerja organisasi sesuai standar yang ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa status fleksibilitas kerja ini bukan merupakan hari libur. Seluruh ASN tetap bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja masing-masing.

Surat Edaran yang ditetapkan pada 19 Desember 2025 ini wajib dipedomani dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh perangkat daerah hingga unit pelaksana teknis di wilayah Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KNPB Manokwari Siapkan Mimbar Bebas, Angkat Isu “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan”

MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar menjadwalkan aksi mimbar…

8 menit ago

Komandan TPNPB Kodap XVI Yahukimo Imbau Warga Tak Ikut Upacara 17 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Koptiua Heluka, menyerukan warga Papua,…

35 menit ago

Dana Desa Papua Tengah Anjlok, Gubernur Meki Soroti Dampak PMK 7/2026

ILAGA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengungkap penurunan tajam alokasi Dana Desa untuk…

50 menit ago

Meki Nawipa Pimpin Rakor Pascakerusuhan Puncak, Pelayanan Publik dan Keamanan Jadi Prioritas

ILAGA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Terpadu pascakerusuhan yang…

1 jam ago

Deinas Geley Desak Kontraktor Tambah Tenaga Kerja, Proyek Puspem Harus Tuntas Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendesak kontraktor mempercepat pembangunan kompleks Pusat…

2 jam ago

Gubernur Papua Tengah Tekankan Akurasi Data dan Penguatan Pendampingan Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga…

2 jam ago