Berita

Deinas Geley Desak Kontraktor Tambah Tenaga Kerja, Proyek Puspem Harus Tuntas Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendesak kontraktor mempercepat pembangunan kompleks Pusat Pemerintahan (Puspem) Papua Tengah di Karadiri 2, Nabire. Kontraktor diminta menambah tenaga kerja dari sekitar 300 menjadi 600 orang agar seluruh pekerjaan rampung sesuai kontrak pada 31 Desember 2026.

Desakan itu disampaikan Deinas saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek, Kamis (13/8/2026) siang. Sidak dilakukan untuk memastikan progres fisik, kesiapan tenaga kerja dan material, serta mencegah pekerjaan tertunda hingga melewati batas waktu kontrak.

BACA JUGA: Gubernur Papua Tengah Tekankan Akurasi Data dan Penguatan Pendampingan Keluarga

“Kami tidak terima jadi, tapi kami libatkan diri langsung dalam proses pembangunan ini. Dan itu bagian dari pengawasan kita supaya pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Deinas Geley.

Dari hasil pemantauan, pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah telah mencapai lantai tiga dan segera memasuki tahap penutupan atap serta penyelesaian akhir (finishing). Pembangunan gedung DPRD Papua Tengah juga berjalan sesuai jadwal.

Sementara gedung terpadu untuk kantor dinas, badan, dan instansi lainnya yang dirancang sembilan lantai telah mencapai pengerjaan lantai empat.

Deinas menilai progres pembangunan tersebut menunjukkan perkembangan yang baik. Ia juga menyatakan kebanggaannya terhadap skala kompleks pemerintahan yang sedang dibangun sebagai pusat pemerintahan baru Papua Tengah.

“Memang gedung ini, untuk seluruh provinsi di Tanah Papua, gedung yang sedang dibangun ini termegah dan luar biasa bagi kami di Papua Tengah,” ujarnya.

Tenaga Kerja Diminta Ditambah Menjadi 600 Orang

Deinas menemukan sekitar 300 tenaga kerja sedang beraktivitas di lokasi proyek. Jumlah tersebut dinilai perlu ditambah untuk mengejar percepatan pekerjaan menjelang batas akhir kontrak.

Ia meminta kontraktor segera menambah 300 pekerja sehingga total tenaga kerja mencapai 600 orang.

“Saya hitung tukang bangunan sebanyak 300 orang, saya suruh harus tambah 300 orang lagi supaya tenaganya bisa menjadi 600 orang lalu maksimal saling bahu membahu. Saya tidak mau pekerjaan ini ditunda lalu berlanjut ke tahun depan. Tahun ini sesuai kontrak harus selesai,” ujarnya.

Menurut Deinas, percepatan tidak hanya bergantung pada jumlah pekerja. Ketersediaan material juga harus dipastikan agar tenaga kerja tidak kehilangan waktu karena pekerjaan terhenti akibat kekurangan bahan.

“Saya juga tadi minta supaya semua bahan bangunan harus disiapkan, supaya tukang bisa kerjakan. Kalau tenaganya ada namun bahannya tidak ada, berarti pekerjaan lambat,” katanya.

Pemerintah Tekankan Target 31 Desember

Pembangunan kompleks Puspem Papua Tengah dibiayai dan dikontrakkan melalui Kementerian PUPR dengan batas penyelesaian pada 31 Desember 2026.

Deinas menegaskan batas waktu tersebut menjadi acuan yang harus dipenuhi kontraktor. Optimalisasi tenaga kerja, material, dan pelaksanaan pekerjaan diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan yang berujung pada pekerjaan melewati tahun berjalan.

“Pada prinsipnya mereka (kontraktor) sedang bekerja, dan sesuai dengan kontrak dari Kementerian PUPR, kepada kami itu kan tanggal 31 Desember 2026. Jadi sebelum tanggal 31 Desember pekerjaan semuanya harus tuntas,” katanya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Himaku Kehutanan UNIPA Resmi Dibentuk, Mahasiswa Siapkan Program Lingkungan dan Pengabdian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Program Studi S1 Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA), resmi membentuk…

2 jam ago

KNPB Nabire Gelar Pendidikan Politik bagi Sektor Yamewa, Bahas Sejarah dan Struktur Organisasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire menggelar pendidikan politik bagi anggota…

1 hari ago

Hadapi KLB Campak, Puskesmas Mokwam Siapkan ORI dan Kejar Cakupan 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat…

1 hari ago

Masyarakat Tibai Minta Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire Buka Akses Jalan Darat dan Listrik

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Kampung Tibai, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

100 lebih Mahasiswa Yahukimo Kehilangan Tempat Tinggal, Mengungsi di Gereja GIDI Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang sedang menempuh…

1 hari ago

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

2 hari ago