Berita

Guru Pedalaman di Yahukimo Nyalakan Harapan: Terpet Wahla Hadirkan Pendidikan di Tengah Keterbatasan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman, Kepala Sekolah SD di Distrik Duram, Kabupaten Yahukimo, Terpet Wahla, menghadirkan harapan baru bagi anak-anak melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mereka.

Upaya tersebut dilakukan di Distrik Duram, Papua Pegunungan, Rabu (25/3/2026), sebagai bagian dari komitmen membangun pendidikan dari wilayah yang selama ini menghadapi berbagai tantangan mendasar.

Dengan dedikasi tinggi, Terpet Wahla tidak hanya menjalankan tugas sebagai pendidik, tetapi juga berperan aktif membantu siswa melalui inisiatif pribadi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan belajar.

Ia menyalurkan bantuan berupa buku pelajaran, alat tulis, serta memberikan pendampingan belajar secara langsung guna meningkatkan semangat dan kualitas pendidikan anak-anak di pedalaman.

“Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Meski berada di daerah terpencil, mereka memiliki potensi besar yang harus didukung,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, terutama para orang tua dan siswa yang merasakan langsung dampak kehadiran sosok guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga peduli terhadap kondisi mereka.

Kehadiran Terpet Wahla dinilai tidak sekadar membantu secara materi, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi anak-anak untuk terus bersekolah dan mengejar cita-cita di tengah keterbatasan.

Upaya ini diharapkan mampu memicu perhatian lebih luas, baik dari pemerintah maupun berbagai pihak, untuk bersama-sama memperkuat akses dan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting agar anak-anak di daerah terpencil tidak tertinggal, sekaligus memastikan masa depan generasi muda Papua tetap terjaga dengan pendidikan yang layak dan berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

5 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

6 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

16 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

16 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago