Berita

Hadapi PSIS, Persipura Tata Ulang Strategi Serangan Depan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang pada laga kedua Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Lukas Enembe, pekan depan, Sabtu (20/9/2025).

Latihan tim Mutiara Hitam berlangsung di Stadion Mahacendra Universitas Cenderawasih, Senin (15/9/2025) sore, dengan fokus utama pada peningkatan agresivitas di lini depan.

Pelatih kepala Persipura, Ricardo Salampessy, menegaskan bahwa timnya masih perlu berbenah setelah laga pertama. Ia menilai para pemain kurang berani mengambil risiko untuk menekan pertahanan lawan.

“Keberanian anak-anak untuk melakukan kombinasi, akselerasi, dan mengancam pertahanan lawan masih kurang. Kami lebih banyak mengandalkan crossing, padahal lawan sudah bisa membaca itu,” ujar Ricardo.

Selain itu, Ricardo menyoroti proses adaptasi antara pemain lama dan rekrutan baru di lini serang. Menurutnya, chemistry yang belum terbentuk tidak boleh menjadi alasan untuk tampil kurang maksimal.

“Persiapan kami positif, hanya perlu perbaikan soal keberanian menyerang. Itu catatan penting untuk laga berikut,” tegasnya.

Dari sisi kondisi, Ricardo memastikan skuad Persipura dalam keadaan bugar. Ruben Sanadi diperkirakan segera kembali setelah pemulihan cedera ringan, sementara ekspektasi tinggi publik Papua disebutnya sebagai tantangan yang harus dijawab dengan performa terbaik.

Ricardo menambahkan, keseimbangan skuad saat ini cukup baik. Pemain muda seperti Ferry Ayomi dan Marcus Majar menunjukkan perkembangan signifikan, sementara para pemain senior tetap menjadi penopang utama di lapangan.

“Kami harap dalam beberapa pertandingan ke depan ritme dan chemistry tim semakin baik. Target kami jelas: memberikan permainan terbaik dan kemenangan untuk masyarakat Papua,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim…

4 jam ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

4 jam ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

4 jam ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

4 jam ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

5 jam ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

5 jam ago