Berita

Hadiri HUT ke-44 SMA YPK Tabernakel Nabire, Wagub Deinas Geley : Pendidikan Harus Membebaskan dan Memberdayakan

NABIRE, TOMEI.ID | SMA YPK Tabernakel Nabire, Papua Tengah merayakan usia yang ke-44 tahun dengan penuh sukacita. Dalam momen istimewa ini, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, hadir secara langsung untuk memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kontribusi sekolah dalam mencerdaskan anak-anak Papua, khususnya di wilayah Nabire dan sekitarnya.

Acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang digelar di halaman sekolah itu berlangsung hikmat, diawali dengan ibadah syukur dan dilanjutkan dengan serangkaian penampilan seni dan budaya dari para siswa.

baca juga : Pemprov Papua Tengah Supervisi di RSUD Nabire, Targetkan Pelayanan Kesehatan Lebih Profesional

Wakil Gubernur, Deinas Geley dalam dalam sambutannya, menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan pembebasan dan pemberdayaan.

“Pendidikan harus membebaskan dan memberdayakan. SMA YPK Tabernakel bukan sekadar lembaga belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter, iman, dan kecintaan terhadap Tanah Papua,” ujar Deinas Geley di hadapan para guru, siswa, dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Geley menyoroti bahwa peran lembaga pendidikan Kristen di Papua tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang perjuangan rakyat dan gereja dalam melawan ketertinggalan dan diskriminasi. Ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk tetap setia dalam misi membentuk generasi Papua yang cerdas, beriman, dan mencintai budaya lokal.

baca juga : Papua Tengah Tuan Rumah Pertemuan MRP: Gubernur Meki Dorong Perlindungan Hak OAP

“Saya bangga berdiri di sini hari ini, di tengah sekolah yang sudah 44 tahun berdiri dengan komitmen iman dan pendidikan. Pemerintah Papua Tengah akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dalam bentuk kebijakan maupun fasilitas, agar sekolah-sekolah seperti SMA YPK Tabernakel terus bertumbuh dan maju,” tambahnya.

Peringatan HUT ke-44 ini, menurutnya dengan Iman, Ilmu, dan Budaya, Kita Bangun Generasi Papua yang Mandiri dan Bermartabat. Momen ini tersebut mencerminkan semangat sinergi antara nilai-nilai rohani, kecerdasan intelektual, dan identitas budaya dalam proses pendidikan di Papua.

Kepala Sekolah SMA YPK Tabernakel, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah dan gereja yang terus berjalan beriringan dalam perjalanan panjang sekolah ini. Ia juga berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan fasilitas pendidikan dan pelatihan guru-guru lokal.

“Kami percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, SMA YPK Tabernakel akan terus menjadi terang di tengah masyarakat. Mendidik dengan kasih, membina dengan hati,” katanya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Sinode GKI di Tanah Papua, tokoh masyarakat, alumni, serta para orang tua siswa yang datang dari berbagai kampung. Sebagai penutup, para siswa mempersembahkan tarian tradisional Papua sebagai simbol syukur dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Papua Tengah Targetkan 500 Guru Mapega 3T: 276 Dievaluasi Ulang, Sisanya Rekrutmen Baru

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan pemenuhan…

49 menit ago

Musrenbang Otsus Dogiyai 2026 Dipacu Jadi Instrumen Kunci Percepatan Pembangunan OAP

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai menegaskan posisi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus Tahun…

1 jam ago

Musrenbang Otsus Dogiyai 2026 Diperkuat sebagai Instrumen Strategis Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan OAP

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus Tahun 2026…

1 jam ago

Papua Tengah Perkuat Fondasi Pesparawi Nasional, LPPD Didorong Jadi Motor Pembinaan dan Identitas Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya memperkuat peran Lembaga Pengembangan Pesparawi…

1 jam ago

Papua Tengah Genjot Kemandirian Fiskal, Roadmap PAD Berbasis Potensi Daerah Resmi Didorong

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempertegas arah kebijakan penguatan kemandirian fiskal melalui…

2 jam ago

Negara Bertindak Tegas: Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Akses Media Sosial, Platform Wajib Patuh

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah…

2 jam ago