WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan menegaskan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) tahun 2026 diarahkan untuk mendukung visi pembangunan ekonomi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Tiga agenda strategis organisasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Mei 2026 di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dengan melibatkan pengurus HIPMI, pelaku UMKM, BUMD, BUMN, hingga mitra usaha nasional.
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, mengatakan seluruh agenda yang disiapkan HIPMI bukan sekadar program internal organisasi, melainkan bagian dari upaya membangun kolaborasi strategis bersama pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat Papua Pegunungan.
“Tujuan besar yang kami ambil untuk Rakerda, Diklatda, dan Forum Bisnis adalah satu haluan dengan visi dan misi Gubernur Papua Pegunungan. HIPMI punya mitra strategis yaitu pemerintah provinsi, sehingga tiga kegiatan ini menjadi implementasi nyata dari visi dan misi gubernur,” ujar Antonius Wetipo kepada wartawan di Wamena, Selasa malam (12/5/2026).
Menurut Antonius, Papua Pegunungan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi daerah di tengah tantangan pembangunan daerah otonomi baru.
Karena itu, kata dia, HIPMI Papua Pegunungan mulai memperkuat pembinaan kader pengusaha muda melalui konsolidasi organisasi, pelatihan kewirausahaan, hingga penguatan jejaring bisnis.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 18 Mei 2026 dengan pelaksanaan Rakerda dan Diklatda di Kantor Gubernur Papua Pegunungan.
Agenda tersebut difokuskan pada penguatan organisasi, peningkatan kapasitas kader HIPMI, serta penyusunan arah program kerja organisasi ke depan.
“Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi pengurus HIPMI se-Papua Pegunungan agar organisasi benar-benar hadir mendukung pembangunan ekonomi masyarakat,” katanya.
Sementara pada hari kedua, 19 Mei 2026, HIPMI Papua Pegunungan akan menggelar Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang mempertemukan pelaku UMKM, BUMD, BUMN, dan mitra usaha nasional dalam satu forum promosi dan pengembangan usaha daerah.
Dalam forum tersebut, HIPMI menyiapkan stand khusus bagi pelaku UMKM lokal untuk menampilkan berbagai produk unggulan dan potensi ekonomi masyarakat Papua Pegunungan kepada pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI dan tamu undangan yang hadir.
“Kami sudah mengundang beberapa UMKM dan menyiapkan stand agar produk mereka bisa dipamerkan. Forum ini menjadi kesempatan agar potensi Papua Pegunungan bisa dilihat langsung oleh pengurus BPP HIPMI maupun mitra usaha dari luar daerah,” jelas Antonius.
Menurutnya, Forum Bisnis Daerah diharapkan menjadi jembatan strategis untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor dan jejaring bisnis nasional sehingga membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas di Papua Pegunungan.
“Kami ingin agar potensi yang ada di Papua Pegunungan bisa dikembangkan, sehingga UMKM dan usaha lokal mendapat ruang lebih besar untuk tumbuh dan bersaing,” tegasnya.
HIPMI Papua Pegunungan berharap melalui pelaksanaan Rakerda, Diklatda, dan Forum Bisnis Daerah tersebut dapat lahir lebih banyak pengusaha muda Papua yang mandiri, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan.[*].









