Berita

HUT ke-V KNPB Sektor Solbi Diperingati di Dekai, Tegaskan Konsolidasi Internal

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo Sektor Solbi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-V di Honai Solbi, Kampung Muwen, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (14/2/2026).

Peringatan tersebut berlangsung secara internal dan dihadiri pengurus sektor, anggota, serta perwakilan Badan Pengurus KNPB Wilayah Yahukimo, dengan agenda doa bersama dan penyampaian laporan.

Ketua Sektor Solbi, Menggel Soma, menyampaikan bahwa KNPB Sektor Solbi berdiri pada 9 Februari 2021 sebagai wadah pengorganisasian masyarakat di wilayah Solbi, untuk memperkuat struktur dan koordinasi antaranggota setempat.

“KNPB Sektor Solbi dibentuk untuk menghimpun dan mengorganisir masyarakat dalam satu struktur organisasi. Sejak berdiri, kami terus melakukan konsolidasi dan penguatan basis di tingkat akar rumput,” ujar Menggel Soma dalam sambutannya.

Menggel Soma menegaskan bahwa jajaran pengurus dan anggota tetap berkomitmen menjalankan agenda organisasi sesuai garis kebijakan yang telah ditetapkan secara terstruktur, terarah, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja.

“Kami tetap konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi dalam situasi apa pun, tanpa mundur, tanpa kompromi terhadap prinsip perjuangan, demi menjaga arah dan marwah organisasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Meni Balingga menyampaikan bahwa badan pengurus bersama anggota akan terus mendorong agenda politik organisasi secara terbuka, sistematis, dan berkesinambungan kepada masyarakat luas.

“Kami memandang pendekatan demokratis sebagai bagian dari upaya penyelesaian persoalan politik di Papua, melalui dialog, advokasi, dan konsolidasi rakyat sipil,” kata Meni Balingga.

Sementara itu, perwakilan KNPB Wilayah Yahukimo, Kone Kobak, mengajak seluruh anggota menjadikan peringatan HUT ke-V sebagai momentum refleksi dan peneguhan arah perjuangan organisasi ke depan.

“Momentum ini menjadi ruang evaluasi atas perjalanan lima tahun terakhir sekaligus memperkuat soliditas organisasi ke depan, agar tetap relevan menghadapi dinamika situasi politik,” ujar Kone Kobak.

Kegiatan peringatan berlangsung sederhana dan tertutup di lingkungan internal organisasi, dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, serta diwarnai doa dan diskusi internal terbatas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

21 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

22 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

1 hari ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

1 hari ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

2 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago