Berita

IMP Manokwari Dukung Aksi Nasional Jilid II, Desak Pemerintah Buka Dialog untuk Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Paniai (IMP) Kota Studi Manokwari menyatakan dukungan terhadap Aksi Nasional Jilid II yang digelar mahasiswa Papua di Jakarta. Sikap tersebut disampaikan melalui konferensi pers di Asrama Mahasiswa Paniai, Amban, Manokwari, Senin (29/6/2026).

Dalam pernyataan sikapnya, IMP mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kebijakan agar membuka ruang dialog sebagai langkah penyelesaian berbagai persoalan di Kabupaten Paniai dan Tanah Papua.

Ketua IMP Kota Studi Manokwari, Derian Muyapa, mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal aspirasi masyarakat secara konstitusional.

“Mahasiswa mendukung penyampaian aspirasi secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan hukum. Pemerintah harus mendengar suara rakyat serta menjunjung tinggi keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” katanya.

Aktivis Mahasiswa Paniai, Theofilus Yogi, menilai penyelesaian persoalan Papua tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan keamanan. Menurutnya, pemerintah perlu mengedepankan dialog yang bermartabat dengan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

“Persoalan di Kabupaten Paniai maupun Tanah Papua harus diselesaikan melalui dialog yang adil, terbuka, dan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari solusi,” ujarnya.

IMP juga mengajak mahasiswa dan masyarakat Paniai menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara damai, serta menghormati proses hukum yang berlaku.

Melalui pernyataan tersebut, IMP berharap pemerintah menjadikan dialog sebagai langkah utama untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mencari solusi yang berkeadilan terhadap berbagai persoalan di Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

10 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

11 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

21 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

21 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago