MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris Makaleo, Amban, Manokwari, Papua Barat, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan organisasi, penguatan kebersamaan, sekaligus ajang seleksi pemain yang akan memperkuat tim Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT).
Turnamen tersebut dibuka oleh Pembina IMPT, Selpi Wisabal, yang ditandai dengan pemukulan tifa sebanyak tiga kali dan tendangan bola pertama. Pembukaan dihadiri perwakilan para pembina IMPT, pengurus organisasi, Dewan Penasihat Organisasi, calon anggota baru, serta tim yang mengikuti pertandingan.
Rangkaian acara diawali dengan doa pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Tanah Papua yang dipimpin Vero Pekei selaku bagian dari penanggung jawab acara.
Ketua Panitia IMPT Cup 2026, Jhon Fredi Yeimo, mengatakan keberhasilan pelaksanaan turnamen sangat bergantung pada kekompakan seluruh anggota dan kemampuan peserta menjaga sportivitas selama pertandingan.
“Kita harus kerja sama. Dalam momen turnamen IMPT Cup ini, yang menjadi perhatian adalah jaga integritas orang gunung, jangan main fisik,” ujar Yeimo.
Yeimo menambahkan, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari proses pengenalan calon anggota baru. Karena itu, kerja sama antara panitia, pemain, anggota dan seluruh unsur organisasi diperlukan untuk menjaga pertandingan tetap berjalan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Ia menegaskan, kompetisi harus dilaksanakan dengan mengedepankan sportivitas dan menghindari tindakan fisik yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Keterlibatan seluruh anggota juga dinilai penting untuk mendukung kelancaran kegiatan sampai tahap akhir.
Sementara itu, Ketua IMPT, Nando Kayame, mengapresiasi kerja panitia yang telah mempersiapkan turnamen hingga tahap pembukaan.
Menurutnya, kegiatan olahraga dan organisasi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan akademik.
Nando berpesan kepada calon anggota baru agar tetap serius menjalankan perkuliahan sekaligus aktif mengikuti proses organisasi sebagai bagian dari pembentukan pengalaman, kedisiplinan dan tanggung jawab mahasiswa.
“Mohon belajar dengan baik. Bertandinglah dengan baik. Akan ada seleksi tim sepak bola maupun bola voli untuk tim atas nama IMPT, sehingga momen ini bisa menjadi momen penting,” katanya.
Menurut Nando, rangkaian pertandingan IMPT Cup 2026 juga memberikan kesempatan kepada pemain untuk menunjukkan kemampuan masing-masing. Proses tersebut akan menjadi bagian dari seleksi tim IMPT untuk cabang sepak bola dan bola voli.
Dewan Penasihat Organisasi IMPT, Toris Salak, turut menekankan pentingnya proses kaderisasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap calon anggota baru tidak hanya mengikuti turnamen sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga memahami proses organisasi dan tanggung jawab sebagai bagian dari IMPT.
“Kalian harus melewati proses ini sebagai bagian dari tanggung jawab,” harapnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Selpi Wisabal menyatakan kegiatan tersebut dibuka atas nama para pendiri, pembina, Dewan Penasihat Organisasi, pengurus korwil dan seluruh anggota IMPT.
“Atas nama Tulang Benulaang IMPT, atas nama para pendiri IMPT, atas nama seluruh pembina IMPT, atas nama Dewan Penasihat organisasi dan pengurus korwil, serta seluruh anggota Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah, saya membuka kegiatan ini,” ujar Selpi.
Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, Selpi mengetuk tifa sebanyak tiga kali dan melakukan tendangan bola pertama sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan IMPT Cup 2026.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan pertama langsung digelar dengan melibatkan sejumlah tim dari wilayah berbeda. Pada cabang sepak bola, Deiyai FC berhadapan dengan Paliem Nayak Pagi Fodzal.
Sementara pada cabang bola voli putra, panitia menghadapi Dogiyai, sedangkan bola voli putri mempertemukan Dogiyai FC dengan Deiyai Putri.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan IMPT Cup 2026 yang tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antarmahasiswa, membangun kerja sama, serta memperkenalkan proses kaderisasi kepada calon anggota baru.
Selain aspek kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang bagi calon anggota baru untuk mengenal lingkungan organisasi, membangun kerja sama, serta mengikuti proses pembinaan melalui kegiatan bersama.
Pelaksanaan IMPT Cup 2026 diharapkan dapat berjalan dengan mengedepankan sportivitas, disiplin, kerja sama dan tanggung jawab, sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi dan penjaringan pemain untuk memperkuat tim IMPT. [*].










