KENDARI, TOMEI.ID | Turnamen IPMAPAN CUP II Kota Studi Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, resmi berakhir dengan meninggalkan pesan penting tentang persaudaraan, sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan mahasiswa serta pelajar Papua di Kota Studi Kendari, Jumat (25/9/2026).
Ketua Badan Pengurus IPMAPAN, Frans Tenouye, mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan kemenangan di lapangan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat hubungan persaudaraan dan silaturahmi antarpelajar serta mahasiswa Paniai dan mahasiswa Papua dari Sorong hingga Merauke yang berada di Kota Studi Kendari.
“Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi tentang persaudaraan, kebersamaan, sportivitas, kekompakan, dan mempererat tali silaturahmi di antara seluruh pelajar dan mahasiswa/i Paniai dan pada umumnya mahasiswa Papua dari Sorong–Merauke yang berada di Kota Studi Kendari,” ujar Frans dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id di Nabire, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, pelaksanaan IPMAPAN CUP II menjadi bagian dari momentum kebersamaan sekaligus rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) IPMAPAN ke-VII.
Karena itu, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari kemampuan seluruh peserta menjaga suasana kompetisi tetap sehat, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Frans menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan turnamen tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia, peserta, official, wasit, sponsor, donatur, para senior, serta pihak lainnya yang memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan dukungan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
“Terima kasih kepada Pemerintah Paniai dan seluruh panitia, peserta, official, wasit, sponsor, donatur, senior, serta seluruh pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan dukungan sehingga kegiatan dalam rangka penyambutan HUT IPMAPAN ke-VII ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Agustinus Degei menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi hingga pertandingan berakhir. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada tim yang berhasil meraih posisi juara sekaligus mengingatkan peserta yang belum memperoleh hasil terbaik agar tidak menjadikan kekalahan sebagai alasan untuk berhenti membangun kebersamaan.
Pada IPMAPAN CUP II tersebut, Ikatan Mahasiswa/i Manokwari Sorong (IMANSOR FC) berhasil meraih Juara I, disusul MEEYOKA FC sebagai Juara II, sedangkan Solid 025 menempati posisi Juara III.
Frans mengatakan, capaian setiap tim patut diapresiasi karena seluruh peserta telah menjadi bagian dari proses membangun semangat kebersamaan melalui olahraga.
Menurutnya, kemenangan di atas lapangan merupakan bagian dari kompetisi, sedangkan persaudaraan yang terbangun di antara peserta menjadi nilai yang harus terus dijaga setelah turnamen berakhir.
“Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Karena kemenangan terbesar dalam turnamen ini adalah ketika kita mampu menjaga persatuan dan persaudaraan,” ujarnya.
Ia menegaskan, berakhirnya IPMAPAN CUP II bukan berarti berakhir pula semangat kebersamaan yang telah dibangun selama pertandingan. Sebaliknya, momentum tersebut diharapkan menjadi dasar untuk terus memperkuat komunikasi, solidaritas, dan persaudaraan mahasiswa serta pelajar Papua di Kota Studi Kendari.
“IPMAPAN CUP II telah selesai, tetapi persaudaraan kita tidak boleh berakhir. Mari terus menjaga semangat, bertanding dengan sportivitas, bersatu dalam persaudaraan, dan melangkah bersama untuk masa depan,” pungkas Frans. [*].
MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…
JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…
NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…
Oleh: Yudas Degei Pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun ia dilahirkan dan dalam…
PUNCAK, TOMEI.ID | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus…
NAGOYA, TOMEI.ID | Musisi asal Papua, Nowela Mikhelia, Bona Pascal, Nobo Idol, dan Boii Soa…