IPMMO Korwil Bandung Galang Dana Natal Se-Jawa dan Bali Lewat Pentas Seni

oleh -1151 Dilihat

BANDUNG, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Moni (IPMMO) Koordinator Wilayah (Korwil) Bandung menggelar pentas seni di kawasan Alun-Alun Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IPMMO Korwil Bandung menggalang dana untuk menyukseskan Seminar, Natal, dan Tahun Baru IPMMO se-Jawa dan Bali yang direncanakan berlangsung di Bandung pada Desember 2026, dengan kebutuhan persiapan yang cukup besar karena akan melibatkan mahasiswa dari sejumlah kota studi se-Jawa dan Bali.

banner 728x90

Ketua Panitia Pelaksana Seminar, Natal, dan Tahun Baru IPMMO Korwil Bandung, Zadrak Wandagau, mengatakan pentas seni tersebut menjadi salah satu bentuk penggalangan dana yang dilakukan panitia untuk mendukung pelaksanaan kegiatan bersama mahasiswa IPMMO se-Jawa dan Bali.

“Kami menggelar kegiatan pentas seni dalam rangka menggalang dana untuk menyukseskan kegiatan Seminar, Natal, dan Tahun Baru IPMMO se-Jawa dan Bali yang akan dilaksanakan pada Desember 2026. Tahun lalu, Korwil Yogyakarta memberikan mandat kepada kami, Korwil Bandung, untuk menjadi tuan rumah tahun ini,” ujar Zadrak Wandagau dalam keterangannya kepada tomei.id di Nabire, Sabtu (12/9/2026) malam.

Zadrak menjelaskan, pelaksanaan pentas seni telah disesuaikan dengan waktu dan izin yang diajukan panitia kepada pihak kepolisian setempat, sehingga kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Tadi, kami memulai kegiatan ini dari jam tiga (3) sore sampai selesai di jam 8 malam sesuai dengan surat izin yang kami masukan ke Polsek setempat,” jelasnya.

Menurut Zadrak, pentas seni tidak hanya diarahkan untuk mengumpulkan dana, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa Papua untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat Kota Bandung melalui penampilan seni dan pakaian adat.

“Jadi kami di sini tampilkan tarian daerah dengan menghias diri dan memakai pakaian adat juga, kalau ada yang datang foto itu bayarnya sukarela jadi mereka mau kasih berapa itu kami terima,” tuturnya.

Ia menjelaskan, penggalangan dana untuk kegiatan tersebut telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, sehingga pentas seni bukan satu-satunya sumber pemasukan yang diandalkan panitia untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan agenda Natal.

“Kami punya kegiatan pencarian dana ini sudah berlangsung sejak lama, pentas seni ini hanya salah satunya dari kegiatan pencarian dana lainnya seperti bazar, jualan pinang, café night, dan iuran bagi setiap anggota, kami juga biasa buat gelang, stiker logo IPMMO Bandung, gelas (mangkuk) yang ada gambar sesuai minat konsumen lalu kami biasa jual-jual juga,” bebernya.

Berbagai usaha tersebut, kata Zadrak, dilakukan secara bertahap karena kebutuhan kegiatan Seminar, Natal, dan Tahun Baru cukup besar, sementara kemampuan internal mahasiswa dalam mengumpulkan dana masih terbatas sehingga dukungan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan.

“Kami juga sampaikan terima kasih kepada teman-teman dari Korwil lain yang selalu datang berpartisipasi dalam kegiatan pencarian dana ini. Kami mau lakukan kegiatan Seminar, Natal dan Tahun Baru ini membutuhkan dana yang besar, kami punya usaha pencarian dana ini saja tidak cukup jadi kami juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan Pemerintah Papua Tengah dapat membantu kami melalui proposal-proposal yang kami kirimkan,” jelasnya.

Zadrak yang sedang menempuh pendidikan di Institut Kesehatan Imanuel Bandung menegaskan, anggota IPMMO Korwil Bandung akan terus melakukan berbagai upaya penggalangan dana hingga persiapan kegiatan tersebut dapat berjalan dan mencapai target yang telah ditetapkan panitia.

“Kami Anggota IPMMO Bandung sendiri akan tetap akan semangat terus, pantang menyerah, kami akan kerja, kerja, dan kerja terus sampai kegiatan sukses,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IPMMO Koordinator Wilayah Bandung, Serpi Kobogau, menjelaskan bahwa Seminar, Natal, dan Tahun Baru tersebut akan menjadi kegiatan yang mempertemukan mahasiswa asal Intan Jaya yang sedang menempuh pendidikan di berbagai wilayah Pulau Jawa dan Bali.

“Jadi nanti peserta yang akan datang ikut kegiatan di Bandung itu ada 5 Koordinator Wilayah, di antaranya itu Korwil Jabodetabek, Semarang-Salatiga (SemSal), Jogja-Solo (JogLo), dan Surabaya, Malang, Bali (SuMaBa), jadi banyak peserta yang akan datang dan kami butuh dana juga besar. Kami punya harapan besar itu ada di Pemerintah Daerah maupun Provinsi untuk dapat membantu kami menyukseskan kegiatan ini,” tuturnya.

Serpi menambahkan, proses penggalangan dana akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi yang ada, sembari memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan pemerintah, alumni, senior, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan mahasiswa IPMMO.

“Kami juga akan terus komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak guna mencari bantuan dan dukungan terutama kepada Pemerintah dan Alumni, senioritas IPMMO Bandung dan Se-Jawa Bali karena bantuan sekecil apapun itu sangat berarti bagi kami. Kami butuh dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa persiapan kegiatan Seminar, Natal, dan Tahun Baru IPMMO se-Jawa dan Bali tidak hanya mengandalkan panitia, tetapi juga membutuhkan partisipasi anggota, dukungan antarkorwil, alumni, pemerintah, serta pihak lain agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.