Berita

KADIN dan Pemprov Papua Tengah Gelar FGD Sinkronisasi Program Ekonomi 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Tengah menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Papua Tengah guna menyatukan arah kerja dunia usaha dan pemerintah.

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Carmel Nabire, Selasa (18/11/2025) ini diikuti dinas-dinas strategis, termasuk Dinas Investasi dan Penanaman Modal, Dinas Pangan–Pertanian–Kelautan dan Perikanan, Dinas Energi dan Pertanahan, serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Agenda ini menjadi langkah awal penyusunan program pembangunan ekonomi Papua Tengah menuju Papua Tengah Inklusif 2030.

Sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, dibacakan Asisten III Zakharias F. Marey, menegaskan komitmen pemerintah membangun pola kerja kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Papua Tengah adalah provinsi baru. Kita harus bekerja dengan semangat baru dan cara baru. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri; pembangunan membutuhkan kemitraan dengan KADIN, perusahaan, dan masyarakat,” tegas Marey.

baca juga: Gubernur Nawipa Tekankan Integritas pada Pelantikan PAW DPR Papua Tengah

Marey menyebut FGD ini sebagai pondasi awal sinkronisasi potensi daerah, sekaligus memastikan seluruh sektor bergerak dalam satu garis yang selaras dengan visi pemerintah ‘dari kita, untuk kita’. Atas nama Gubernur, ia membuka kegiatan secara resmi.

Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai, menjelaskan bahwa FGD dilakukan agar KADIN dan OPD memiliki pemahaman bersama terhadap arah kebijakan pembangunan tahun 2026.

“KADIN tidak bisa bergerak sendiri. Kita perlu mengetahui fokus setiap dinas agar tidak terjadi tumpang tindih. Ini fondasi awal agar tahun depan kita bekerja lebih terukur,” ujar Gobai.

baca juga: Gubernur Papua Tengah Apresiasi 403 Wisudawan USWIM, Tekankan SDM Berintegritas untuk Masa Depan Daerah

Menurutnya, Gobai menegaskan bahwa rangkaian FGD akan berlanjut hingga akhir pekan bersama OPD lainnya dan seluruh asosiasi dunia usaha dari tingkat provinsi hingga kabupaten.

“Tidak ada orang lain yang akan bangun KADIN Papua Tengah. Kita sendiri yang bangun, bersama pemerintah. Dengan memahami arah pembangunan, kita bisa mengambil posisi dan bekerja sama secara efektif,” tambahnya.

Gobai menutup dengan ajakan agar seluruh unsur dunia usaha dan pemerintah menjaga kekompakan demi percepatan pembangunan ekonomi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

1 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

1 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

2 jam ago

Agustinus Anggaibak Dorong Enam Provinsi Sepakati Definisi OAP, Perdasus Papua Tengah harus Dievaluasi

NABIRE, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mendorong enam provinsi di Tanah Papua…

2 jam ago

KPK Soroti Area Rentan Korupsi, Pemprov Papua Tengah Diminta Perkuat Tata Kelola Dana Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata…

4 jam ago

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

17 jam ago