WAMENA, TOMEI.ID | Bencana kekeringan kembali melanda wilayah Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya dan memicu dampak serius terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di sektor perkebunan dan peternakan.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa. Namun, kerugian material dilaporkan terus meluas seiring kondisi kekeringan yang semakin memburuk di wilayah tersebut.
Kekeringan ini tercatat kembali terjadi pada 2026, setelah sebelumnya juga melanda wilayah yang sama pada 2022. Warga mulai melaporkan tanda-tanda kekeringan sejak 19 Juni 2026, dan hingga 22 Juni 2026 kondisi di lapangan dilaporkan semakin parah.
Pemuda Kuyawage, Demis Wene Tabuni, meminta pemerintah di berbagai tingkatan untuk segera turun tangan melakukan pendataan dan langkah pengendalian guna mencegah jatuhnya korban jiwa.
“Kami pemuda wilayah Kuyawage harap pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kabupaten Lanny Jaya, Nduga, dan Puncak agar melakukan pendataan untuk kontrol masyarakat. Kami harap tidak boleh ada korban jiwa,” ujar Demis Wene Tabuni, salah satu pemuda setempat kepada wartawan tomei.id, pada Senin (22/6).
Ia menambahkan, dampak kekeringan saat ini paling dirasakan pada sektor perkebunan dan peternakan warga. Sejumlah rumah ibadah di wilayah terdampak juga ikut merasakan dampaknya.
Beberapa gereja seperti Baptis, Kingmi, dan GIDI di Distrik Kuyawage turut terdampak bersama sejumlah kampung di wilayah Lanny Jaya, Nduga, dan Puncak.
“Ini merupakan informasi awal yang kami sampaikan sebagai laporan, dan selanjutnya akan kami update. Terima kasih atas perhatian, doa, dan bantuan. Kiranya Tuhan Yesus memberkati,” tambah Demis. [*].
JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…
NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…