Berita

Kelompok Pencaker Papua Tengah Sambangi Kantor Gubernur, Ini Alasan Mereka

NABIRE, TOMEI.ID | Kelompok Pencaker dari delapan Kabupaten yang berdomisi di Nabire, mendatangi kantor Gubernur Papua Tengah di Jalan Merdeka, Kamis 20 Maret 2025.

Pantauan tomei.id di lokasi, massa mulai memenuhi depan kantor gubernur sekitar pukul 10.00 WIT pagi. Massa diterima langsung oleh Kasatpol PP, Viktor Fun mewakili Gubernur, Meki Fritz Nawipa.

Viktor Fun menyarankan aspirasi ini terlebih menyampaikan kepada DPR Provinsi Papua Tengah karena saat ini gubernur sedang dalam posisi sibuk mengatur strategi pembangunan di Provinsi Papua Tengah. 

“Pak Gibernur persoalan ini kan beliau baru, jadi kalau ada hal yang terkait dengan ini bisa sampaikan ke DPR nanti kami temani ke DPR,”ujar Viktor Fun kepada massa.

Namun dikehendaki mau beraudiensi dengan Gubernur, maka mengajukan surat audiens untuk bertemu secara delegasi. Karena Gubernur dan Wagub saat inibsedang memfokuskan program 100 hari kerja.

“Kalau memang beraudiensi dengan Pak Gubernur, itu hanya Korlap saja buat surat supaya bisa dianalisa, tidak bisa demo. Kalau demo begini, wibawa pimpinan bagaimana?tanya Kasatpoll PP.

Sementara Korlap Pencaker, Pilipis Yeimo menyampaikan, aspirasi yang dibawakan Pencaker sudah disampaikan kepada DPR Provinsi Papua Tengah sebelum pimpinan definif dilantik. 

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan Pencaker dilanjutkan ke Menpan RB oleh DPR Papua Tengah dengan hasil pertemuan menyimpulkan bahwa kebutuhan pegawai untuk provinsi Papua Tengah dikembalikan ke daerah.

“Kami yang mendapat kode QR menurut SK Menpan RB dinyatakan lulus tetapi dari Dinas BKD Provinsi Papua Tengah kami sudah diabaikan dan ditinggalkan. Padahal, kita ini sudah punya nilai, sudah punya sertifikat. Kami datang dengan alasan ini,“kesal Yeimo.

Para Pencaker sangat mengharapkan agar Gubernur dapat meluangkan kesempatan untuk bertemu dan beraudiensi. 

Usai bernegosiasi dengan Kasatpol PP,  massa diarahkan ke samping Asrama Putri untuk berkonsolidasi soal kesepatan audiensi dengan gubernur.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

5 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

7 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

16 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

16 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago