Berita

Keluarga Listin Sam Laporkan Kasus ke Komnas HAM, Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Pengeboman di Yahukimo

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga korban Listin A. Sam resmi melayangkan laporan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, menuntut investigasi menyeluruh atas kematian Listin dalam insiden pengeboman di Kabupaten Yahukimo pada 26 November 2025.

Langkah ini menjadi upaya keluarga untuk mendorong pengungkapan fakta dan pertanggungjawaban hukum atas dugaan pelanggaran yang merenggut nyawa seorang pelajar tersebut.

Dalam pernyataan yang diterima redaksi, keluarga menyampaikan kemarahan dan kekecewaan mendalam terhadap dugaan tindakan tidak manusiawi yang dinilai melibatkan oknum aparat militer. Mereka menyebut tindakan pengeboman yang menewaskan seorang anak sekolah merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan hak asasi warga sipil.

“Kami sebagai keluarga korban atas nama Listin A. Sam sangat kesal terhadap tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh oknum aparat yang bertugas di Yahukimo. Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil,” tegas perwakilan keluarga.

Mereka menambahkan bahwa hilangnya nyawa pelajar adalah tanda gagalnya moral dan hukum yang seharusnya melindungi warga negara.

“Setiap nyawa pelajar yang hilang adalah bukti kegagalan moral, hukum, dan kemanusiaan. Siapa pun yang terlibat baik pelaku langsung maupun pemberi perintah harus dimintai pertanggungjawaban penuh,” lanjut pihak keluarga.

Keluarga juga menyesalkan sikap sejumlah pihak yang dinilai tidak menunjukkan kepekaan dan tidak serius menyikapi tragedi tersebut. Mereka menilai sikap abai seperti itu berpotensi membuka ruang terulangnya tindak kekerasan serupa di masa mendatang.

Menurut keluarga, praktik impunitas dalam kasus-kasus kekerasan di wilayah konflik masih kerap terjadi dan perlu segera dihentikan agar tidak memperpanjang siklus pelanggaran terhadap warga sipil.

“Impunity adalah bentuk pengkhianatan terhadap prinsip keadilan dan penghinaan terhadap korban,” tegas keluarga dalam pernyataan tertulis.

Melalui pengaduan ke Komnas HAM, keluarga Listin Sam menyampaikan sejumlah tuntutan, yang mereka tekankan sebagai langkah penting untuk menjamin keadilan dan pemulihan. Mereka meminta investigasi independen dan transparan atas insiden pengeboman, disertai proses hukum tegas bagi seluruh pihak yang diduga terlibat, baik pelaku langsung maupun pejabat yang memberi perintah.

Keluarga juga menuntut perlindungan maksimal bagi pelajar dan warga sipil di wilayah konflik, serta mendorong keterlibatan organisasi kemanusiaan untuk ikut memantau dan mengawal penyelidikan.

Selain itu, keluarga menekan pentingnya penghentian impunitas melalui mekanisme hukum nasional maupun internasional, serta menuntut pemulihan komprehensif bagi keluarga korban dalam bentuk dukungan moral, material, dan jaminan agar tragedi tidak kembali terjadi.

Di akhir pernyataan, keluarga menyerukan solidaritas dari seluruh elemen masyarakat Yahukimo, mulai dari pemerintah daerah, gereja, tokoh perempuan, pemuda, hingga organisasi masyarakat sipil lainnya, untuk bersatu memperjuangkan keadilan.

“Kami berharap semua elemen di Yahukimo bersatu, memperkuat barisan, dan memperjuangkan keadilan secara kolektif,” tutup perwakilan keluarga. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Trans Wamena-Nduga, Korban Disebut Aris Sanda

WAMENA, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

40 menit ago

Kaki Keseleo H-7 Wisuda, Rafika Syahabudin Tetap Tegak Raih Gelar Magister

Oleh: Antonius M. Degei Langkah Rafika M. Syahabudin, S.E., M.M., menuju panggung wisuda tidak berjalan…

54 menit ago

Deinas Geley Dorong Perluasan Bandara Nabire dan Pembangunan Terminal Papua Tengah

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong pemerintah pusat mempercepat pengembangan infrastruktur…

1 jam ago

Terima 34 Motor dari Gubernur, Wim Joani: Bantu Ekonomi dan Buka Lapangan Usaha

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Penerima bantuan sepeda motor dari Gubernur Papua Tengah, Meki Frit Nawipa,…

17 jam ago

Meki Nawipa Targetkan Intan Jaya Terang 24 Jam Mulai Desember 2026

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan Kabupaten Intan Jaya mulai menikmati…

18 jam ago

Meki Nawipa Cek Sekolah dan PLN di Intan Jaya, Janji Percepat Pembangunan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Frit Nawipa, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan…

19 jam ago